Mari Belajar PHP Part 2

PHP kondisi IF ELSE

PHP kondisi digunakan untuk melakukan tindakan logis apabila ditemukan kondisi sesuai dengan logika. Contoh mudahnya jika x bernilai 1 maka itu dikategorikan sebagai kondisi, begitu juga jika x bernilai 2, 3, 10 dan lain sebagainya.

Kondisi IF

Contoh:

<?php
$d=date(“D”);
if ($d==”Fri”) echo “selamat hari jumat!”;
?>

Kondisi IF ELSE

Contoh:

<?php
$d=date(“D”);
if ($d==”Fri”)
echo “selamat hari jumat!”;
else
echo “sekarang adalah hari selain jumat!”;
?>

Kondisi IF ELSEIF ELSE

Contoh:

<?php
$d=date(“D”);
if ($d==”Fri”)
echo “selamat hari jumat!”;
elseif ($d==”Sun”)
echo “selamat hari minggu!”;
else
echo “sekarang adalah hari selain jumat!”;
?>

PHP Switch

Hampir sama fungsinya dengan IF ELSEIF ELSE statement tetapi lebih terorganisi didalam 1 (satu) blok. Contoh jika saya punya variabel x dan saya mendapatkan input dari luar maka kode yang di eksekusi oleh switch adalah yang memiliki nilai logis sesuai.

Contoh:

<?php
switch ($x)
{
case 1:
echo “NOMOR 1”;
break;
case 2:
echo “NOMOR 2”;
break;
case 3:
echo “NOMOR 3”;
break;
default:
echo “TIDAK ADA NOMOR DIANTARA 1 DAN 3”;
}
?>

Read more

Kata Kunci Terkait: