Review Mozilla Firefox 4

Firefox sekarang sudah sampai pada tahap final versi 4. Sebuah generasi baru web browser yang paling disukai oleh rata² professional yang membutuhkan performa dan tampilan yang menarik. Perubahan besar yang kelihatan banyak saya temukan terdapat pada bagian GUI (graphic user interface). Tampilan firefox 4 hampir sangat mirip dengan dengan opera bahkan bisa hampir dikatakan serupa, ini bila dilihat pada bar sebelah kiri atas dan juga tampilan tab.

Sedangkan untuk status bar firefox 4 ini sepertinya mengambil contoh dari browser google chrome. Ini bisa kalian lihat jika sedang browsing sebuah situs status bar kecil akan terlihat dilayar bagian bawah kiri dan kemudian akan hilang setelah halaman terbuka sempurna. Navigasi dan manajemen bookmarks sekarang menjadi lebih mudah dibanding versi firefox sebelumnya.

Soal performa firefox 4, Ketika saya coba ternyata memang lebih cepat sepersekian detik dalam melakukan loading page semua halaman situs dibanding versi sebelumnya. Kecepatan browsing ini diklaim oleh mozilla yang kabarnya mengoptimalkan javascript agar lebih baik performanya. Tetapi tetap saja ada satu bagian yang paling saya benci… yaitu ketika firefox pertama kali dijalankan rata-rata mesin menggunakan hampir 90% CPU resource dengan memory rata-rata 128 MegaBytes (MB). Namun ketika sudah berjalan dibackground firefox akan lebih lincah performanya dibanding IE8 yang semakin menyebalkan performanya.

Untuk bagian baru yang saya lihat yaitu firefox sync, namun fitur ini mungkin akan jarang digunakan mengingat belum terlalu banyak device yang bisa menggunakan firefox seperti contohnya aplikasi mobile.

Read more

Kata Kunci Terkait: