SQL Dump Splitter Software Pembagi MySQL

Biasanya seiring berjalan dengan waktu ukuran database MySQL bisa membengkak sampai dengan ukuran yang cukup besar. Masalah yang sering dialami akibat pembengkakan database ini umumnya adalah proses query yang melambat. Namun bukan hal itu yang akan kita bahas kali ini. Yang akan kita bahas kali ini adalah bagaimana membagi/split sebuah file MySQL menjadi beberapa bagian kecil.

Kalau kita sering pindah atau gonta ganti hosting biasanya pemindahan database adalah masalah. Terutama jika ukuran database melebihi batas maksimum ukuran yang diperbolehkan pada settingan server yang tidak bisa kita rubah. Misalnya ukuran database kita adalah 400MB kemudian kita hanya diperbolehkan mengimport maksimal 50MB per-session. Cara yang kuno alias kino sebenarnya ada, yaitu dengan mengekspor tabel per tabel menjadi beberapa bagian kecil kemudian kita import kedalam database. Tetapi ini akan menjadi masalah jika sebuah tabel ternyata ukurannya lebih besar dari ukuran maksimal yang diperbolehkan.

Solusinya adalah menggunakan MySQL Splitter. Tools sederhana ini ternyata cukup berguna. MySQL Splitter akan membagi database MySQL kita yang ukurannya sangat besar, kita bisa menentukan berapakah ukuran maksimal per-split data yang kita perlukan. Misalnya ukuran database saya 400MB kemudian hosting saya hanya memperbolehkan 50MB maksimal per-session maka saya akan membagi ukuran 400MB itu menjadi ukuran 50MB dengan total 8 file.

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengeksport database kedalam format sql. Setelah itu download SQLDUMPSPLITTER.exe kemudian kita pilih file sql yang tadi kita backup, kemudian kita tentukan berapakah ukuran maksimal per-splitter data, kemudian kita tentukan target directory. Setelah itu tekan tombol execute tunggu sampai proses selesai.

Setelah proses splitter selesai kita akan menemukan file yang sudah terbagi didalam target directory. Selanjutnya adalah mengimport data ini kedalam sql server kita. File yang pertama harus diupload adalah file dengan nama _DataStructure. Setelah itu baru kita mulai import file lainya berdasarkan nomor urutnya. Biasanya setelah proses splitter ini ukuran database kita akan menjadi lebih besar tetapi bisa diperbaiki dengan tool pada MySQL yaitu repair dan optimize.

Sekian Salam GoBlog!

Istanto Adi Nugroho

View Comments

  • terimakasih sekali, informasi ini sangat berguna. database saya sudah mencapai 525Mb dan sampai sekarang saya kebingungan ketika ingin memindahkan karena di phpmyadmin selalu tidak bisa menerima file yang besar. saya akan coba tools ini semoga bisa dengan mudah memecahnya. :m023

Recent Posts

Cara Install Dingux (Dingoo Linux) Untuk Dingoo A320

Maaf sudah hampir satu minggu lebih saya gak menulis di blog ini, soalnya banyak kesibukan…

5 days ago

Arti Warna Warni Dalam Feng Shui

Artikel ini buat yang percaya feng Shui saja ya, yang nggak suka juga gpp buat…

4 weeks ago

Mengganti APACHE ke LIGHTTPD

Maaf artikel ini bahasanya rada amburadul soalnya di gendut pagi¬≤ berisik pengen nulis di blog…

2 months ago

5 Tips Hindari Mata Lelah di Depan Monitor

Beberapa dari kita tentu memiliki kebiasaan untuk berlama-lama di depan monitor. Entah itu untuk bekerja,…

2 months ago

Virtual Host di XAMPP/LAMPP

Karena semakin banyaknya permintaan materi referensi tentang virtual host ini saya mau coba menuliskan sedikit…

2 months ago

Tips Untuk Mengatasi Masalah Kebotakan Akibat Rambut Rontok Pria dan Wanita

Go go botakers...! Hehehe maaf banget ya buat yang botak saya nggak ada maksud menghina…

3 months ago