Merubah PC rumah menjadi dedicated server/vps/web hosting dengan speedy

Mungkin sudah ada beberapa yang tau bagaimana caranya merubah pc dirumah menjadi web hosting, yup hanya dengan berbekal PC dan koneksi internet unlimited sebenarnya kita sudah bisa membuat sebuah web hosting yang kita kelola 100%.

Persyaratan minimumnya adalah :

  • PC dengan OS windows/unix family.
  • Koneksi internet unlimited.
  • Listrik yang stabil 24×7.
  • Sedikit pengetahuan.

Kalau kita lihat di website yang melayani dunia hosting ada beberapa type web hosting yang harganya di mulai dari yang terendah (shared hosting) sampai yang tertinggi (dedicated server). Sebenarnya bedanya dimana sih? bedanya adalah pada konsumsi memory dan kebebasan anda menggunakan CPU resource, seperti kita ketahui banyak web hosting yang menawarkan harga murah dengan spesifikasi ecek² dengan batasan tertentu.

Nah…… kalau kita memenuhi minimal 4 syarat di atas kenapa nggak buat dedicated server sendiri tanpa perlu merogoh kocek lagi untuk extra hosting dan tanpa perlu khawatir akan bermasalah di kemudian hari dengan provider hosting.

Yuk kita mulai…. pertama kita membutuhkan program yang akan menjadikan PC kita sebagai web server, banyak sekali ragamnya namun yang umum dan saya anjurkan adalah menggunakan XAMPP. Program ini berjalan di OS windows dan linux family, konfigurasinya pun terbilang sangat mudah. setelah install jalankan server dan selesai.

Sekarang tugas kita adalah membuat port forwarding agar PC kita dapat terlihat di port² tertentu dari seluruh dunia. Umumnya port 80 adalah standard untuk web hosting lalu port 21/22 untuk ftp/ssh selain itu kita bisa pilih sendiri port berapa yang mau kita buka.

Untuk kali ini kita coba dengan speedy saja yah, saya yakin tidak akan berbeda terlalu jauh dengan yang lainnya. kali ini akan saya berikan contoh dengan modem AT-AR236e gratisan dari speedy.

ist-web

Yup port 80 kita buka dan beberapa port lain tergantung kebutuhan. Setelah ini sebenarnya PC kita sudah terlihat dari manapun setiap orang mengetik https://ip.kita.di.sini akan muncul tampilan dari xammp ataupun yang sudah kita edit.

Selesai sudah kita sudah merubah PC di rumah menjadi dedicated server yang notabene harganya sampai jutaan per bulan. Sekarang yang perlu kita pelajari adalah mengarahkan nama domain menuju ke IP publik kita.

Untuk kalian ketahui beberapa domain registrar tidak memberikan fitur managed DNS secara cuma² alias kalian akan di kenakan PAJAK/FEEs untuk menggunakan service DNS mereka. Selama ini yang saya tahu hanya name.com yang memberikan fitur DNS gratis atau bila kalian benar-benar kepepet alias miskin alias nggak mau keluar duit 1 rupiahpun bisa menggunakan free DNS seperty dyndns.com tentunya performa mereka tidak akan 100% karena namanya juga gratisan.

OK, saya akan memberikan contoh melalui DNS manager dari name.com. Oh ya lupa, setiap perusahaan yang memberikan service DNS ini berbeda satu sama lainnya jadi ada baiknya anda baca terlebih dahulu ke arah mana pointing nameserver domain anda.

Setelah anda pointing domain anda ke registrar anda buatlah DNS record A (alias) contoh mudahnya kalian bisa lihat di gambar ini:

ist-dns

Selesai sudah, sangat mudah kan? Kita bisa menjual kembali ke orang lain tentunya dengan manajemen yang lebih baik seperti menggunakan UPS/Generator dan backup data dan komputer, mesin juga punya batasan penggunanaan maka itu saya sarankan 2 pc bergantian nyala setiap 12 jam akan lebih baik. Sangat profitable anda akan mendapatkan keuntungan berlipat ganda dari bisnis ini cukup dengan meng-upgrade PC anda, bahkan saya sempat kepikiran untuk membuka perusahaan hosting lokal di rumah sendiri he he he.. doakan saja yah saat ini saya punya 12 PC dan koneksi unlimited tapi sayangnya saya belum berani 😀

Kata Kunci Terkait:

214 thoughts on “Merubah PC rumah menjadi dedicated server/vps/web hosting dengan speedy”

  1. informasi yang bagus, rasanya gue ketinggalan banget neeegg…hahahaha. bagi yang telah sharing informasinya, ue ucapin makasih….mantapppp. tambahin lagi donk materinya. heheh

    Reply
  2. Sekedar sharing aja..
    Ini salah satu contoh yang sudah saya buat dengan spesifikasi sebagai berikut :

    intel Intel(R) Xeon(R) CPU E31220 @ 3.10GHz, 4 cores
    OS Centos
    Webserver menggunakan NGINX

    untuk UPS (made sendiri :m009 )
    UPS standar buatan pabrik sih.. tapi udah di MOD menggunakan Aki mobil sehingga dapat bertahan selama -/+ 5 jam saat listrik padam.

    Untuk Speedy menggunakan kapasitas 2Mb Unlimited..

    Silahkan cek di sman2slawi.sch.id

    Reply
  3. tanya ya mas, karena saya newbie masih mengawang2 🙂
    saya baru berlangganan speedy di modemnya ada satu port yg wireless dan satu port kabel. nah skarang kalo saya mau setiap kali saya konek lewat wireless di redirect/forward/dialihkan ke web saya dulu (misal saya buat web dikomputer pake xamp) maksudnya biar setiap yang login daptar dulu gitu hehe.. setelah daptar baru boleh akses internet… contoh yang paling sering saya liat kalo login dihotel2, jadi sebelum internetan akan tampil halaman web hotel yg bersangkutan dan meminta user/pasword…
    trima kasih sebelumnya..

    Reply
  4. Wah, bagus banget artikelnya. Maaf, saya masih newbie.. Tp kepengen banget buat server hosting sendiri. Kalo misal belajar online sama Pak Istanto untuk buat server sendiri saya harus bayar berapa? Di kompi saya sudah terinstal Xampp. Oh ya, kalo pake Tellkomsel Flash, bisa nggak? Kalo boleh, info ke email saya bang. Thank’s

    Reply

Leave a Comment

[+] yoyocici emoticons Istanto Personal Blog

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.