Mengenal Ciri-Ciri dan Tips Bisnis Domain/Website Antara Pembeli Serius dan Sang Penipu

Sebenarnya ini tulisan iseng saya di forum adsense-id hehehe setelah iseng dibaca-baca kok malah jadi menarik ya? kayaknya bisa di jadikan artikel hahaha 😛 ya maklumlah namanya juga kejadian nyata pasti seru untuk  ditulis.

OK langsung saja ke bahasan-nya, semua orang pasti senang kalau domain/website milik mereka di tawar orang lain bahkan hingga laku terjual dengan harga fantastis. Senang sih boleh saja tapi ada baiknya kita memilih terlebih dahulu mana pembeli yang serius dan yang mana yang penipu. Ini sekedar tipsn singkat saja untuk membedakan mana yang pembeli asli dan mana yang penipu, kalau ada yang kurang atau berlebihan tolong di sesuaikan:

Ciri-ciri pembeli domain penipu umumnya:

  1. Menawar dengan harga fantastis, fantastis disini maksudnya yang kira-kira akan membuat kita tergiur dan membuat kita ingin segera melakukan transaksi apapun syaratnya. misalnya web tanpa traffic di tawar $50,000.
  2. Meminta sertifikat appraisal domain dari website yang dia inginkan (penipuan model baru sekarang saya sendiri sempat tertipu, banyak  juga orang lain yang tertipu sertifikat appraisal domain abal-abal”).
  3. Gaya bicaranya sangat tinggi dan berkesan seolah dia adalah orang penting, namun membalas email dengan sangat cepat.
  4. Memaksa kita untuk mengikuti semua aturan yang dia inginkan.
  5. Kita tidak pernah atau merasa melakukan list domain/website tau-tau kok ada yang menawar?
  6. Menggunakan email [email protected] , perlu di periksa terlebih dahulu apakah namadomainnya.com sudah lebih dari 1-2 tahun atau belum, kalau belum lebih minimal dari 1 tahun sebaiknya hindari.
  7. Suka bertele-tele kalau bicara, misalnya kita meminta alamat kantor dan nomor telepon, dia tidak akan memberikan/pura-pura alasan lainnnya.

Ciri-ciri pembeli domain yang serius umumnya:

  1. Menawar dengan harga yang paling murah terlebih dahulu (bedakan paling murah dengan murahan), semakin kita bisa membuktikan website/domain kita memiliki value/nilai dia akan mengikuti harga ke atas.
  2. Gaya bicaranya santun, kalau membalas email biasanya lambat rentang waktu antara 1×24 jam.
  3. Tidak pernah memaksa untuk meminta sertifikat appraisal domain atau syarat lainn-nya sebelum proses pembayaran pertama di mulai.
  4. Biasanya dalam proses jual-beli yang sesungguhnya proses negosiasi bisa berjalan 1 minggu hingga 2 minggu, bahkan bisa lebih (kalau ada yang minta cepat perlu di curigai)
  5. Bersedia dengan senang hati memberikan alamat website perusahaannya, alamat yang bisa dihubungi, misalnya address, nomor telepon dll, beserta informasi penting lain-nya.
  6. Tidak bertele-tele, misalnya dalam proses negosiasi dia bertanya apakah anda bisa menerima pembayaran melalui paypal? pertanyaaan berikutnya tidak akan berputar-putar di masalah itu lagi.

Berikut tips aman jual-beli domain/website:

  1. Pastikan terlebih dahulu dengan menilai ciri-ciri awal penawar, apakah dia masuk kategory serius atau penipu.
  2. Teliti terlebih dahulu di beberapa mesin pencari (khususnya google sangat disarankan) tentang nama orang, alamat email, nomor IP dan informasi lainnya yang bisa kita dapatkan. Pastikan tidak ada salah satu halaman merujuk ke arah penipuan/fraud.
  3. Jangan begitu mudah tergiur/terpesona dengan nilai tawaran yang sangat tinggi, normalnya pembeli akan mengikuti harga penjual apabila penjual bisa memberikan bukti kalau domain/websitenya memang memiliki value/nilai.
  4. Mintalah informasi misalnya alamat website perusahaan, alamat rumah, nomor telepon yang bisa di hubungi (pastikan juga langsung di telepon kalau bisa)
  5. Jangan terburu-buru melakukan transaksi karena tergiur harga yang sangat fantastis.
  6. Jangan menjual dengan memulai harga ter-tinggi karena tidak akan ada satu orang pun pembeli potensial yang akan menawar kalau harga-nya adalah harga “akhir”.
  7. Jangan pernah mau mengikuti syarat-syarat dari pembeli sebelum kita yakin dia adalah pembeli serius dan memulai pembayaran pertama.
  8. UMUMNYA proses pembayaran adalah pembeli membayar 50% dari harga yang telah disetujui, setelah itu penjual melakukan transfer domain/website kepada pembeli. Setelah semua proses ini selesai pembeli akan mengirimkan sisa 50% kurangnya dan akan mengucapkan kaalimat “CONGRATULATION” (bisa gunakan service escrow kalau ragu-ragu/berisiko)

Ini adalah hasil pengalaman saya menjual beberapa domain/website, setelah sekian lama saya mulai mengenal ciri-ciri khas yang mudah di kenali antara pembeli yang serius dengan sang penipu. Sekian dulu silahkan di tambahi atau di kurangi kalau ada salah.

Kata Kunci Terkait:

5 thoughts on “Mengenal Ciri-Ciri dan Tips Bisnis Domain/Website Antara Pembeli Serius dan Sang Penipu”

  1. terima kasih buat pencerahannya,gan. Newbi lagi belajar belajar ttg domain parkir dan jual beli domain, eh nemu yg minta appraisal. Makasih utk informasinya

    Reply
    • Sertifikat domain appraisal itu sebenarnya adalah sebuah sertifikat yang di keluarkan oleh orang atau perusahaan tertentu yang telah melakukan penilaian penuh dan peluang bisnis terhadap nama domain atau sebuah website. Fungsinya ya hanya sebagai sebuah sertifikat yang bisa di lihat sebagai bahan pertimbangan oleh calon pembeli. Penilaian mencakup banyak aspek mulai dari panjang-pendek nama domain, arti, penulisan dan lain-nya sayangnya sekarang lagi marak model “PENIPUAN” dengan pura-pura sebagai pembeli lalu meminta sertifikat di website tertentu padahal website itu milik penipu itu sendiri, yang ini harus di hindari. Kalau mau serius untuk sebuah sertifikat belilah jasa di website yang memiliki reputasi contohnya sedo.com harganya mungkin agak sedikit mahal untuk orang awam.

      Reply

Leave a Comment

[+] yoyocici emoticons Istanto Personal Blog

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.