Membuat Sitemap Generator Berbasis PHP

Sebuah situs tanpa sitemap bagaikan sebuah/sekelompok bahan mentah yang belum di olah dimana rasanya akan hambar, asin, atau bahkan tidak enak. Perumpamaan mudahnya begini, saya menuju kota A untuk berbelanja, didalam kota A terdapat kota B kota C dan seterusnya. Tapi, tenyata didalam kota A ada juga kota 123 yang dimana tidak saya temukan didalam peta, tentunya kota A akan rugi karena saya kemungkinan akan berbelanja di kota 123 juga. Seperti itulah perumpamaan peta situs atau bahasa jowonya sitemap.

Penting gak sih sebuah peta situs atau sitemap untuk di implementasikan?  :m021 Menurut saya pribadi (karena orang persepsinya beda-beda) priotitasnya SANGAT PENTING karena dari peta inilah kita bisa memperkenakan isi situs kita kepada mesin pencari yang notabene adalah robot. Semakin sebuah mesin pencari mengenal kita maka semakin banyak pula kunjungan yang akan diberikan oleh mesin pencari karena dia tau seluruh bagian situs kita.

Didalam SEO aka bahasa jowonya search engine optimization sudah hukum alamnya jika sesuatu yang lama akan lebih mudah dikenali daripada sesuatu yang baru, Begitu juga sebaliknya dalam kehidupan nyata. Ibaratnya kita memperkenalkan diri tanpa harus menunggu sampai mereka mencari tau tentang kita. Saya rasa sampai disini sudah cukup jelas penjelasan tentang sitemap dan kegunaannya.

Kembali ke topik utama didalam artikel ini yang akan kita bahas adalah bagaimana meng-generate sebuah sitemap dengan PHP. Untuk awalnya kita harus tau bagaimanakah format XML sebuah sitemap. Referensinya saya ambil dari situs sitemaps.org contoh format lengkap sebuah sitemap seperti dibawah ini:

<?xml version=”1.0″ encoding=”UTF-8″?>
<urlset xmlns=”https://www.sitemaps.org/schemas/sitemap/0.9″>
<url>
<loc>https://www.example.com/</loc>
<lastmod>2005-01-01</lastmod>
<changefreq>monthly</changefreq>
<priority>0.8</priority>
</url>
</urlset>

Dimana protokolnya adalah sebagai berikut:

  • URLSET (wajib) : Merangkum file dan referensi standar protokol saat ini.
  • URL (wajib) : Tag induk untuk setiap entri URL. Tag yang tersisa adalah anak-anak dari tag ini.
  • LOC (wajib) : URL halaman. URL ini harus dimulai dengan protokol (seperti http) dan diakhiri dengan garis miring, jika server web Anda memerlukan itu. Nilai ini harus kurang dari 2.048 karakter.
  • LASTMOD (optional) : Tanggal modifikasi terakhir file. Tanggal ini harus dalam format W3C Datetime. Format ini memungkinkan Anda untuk menghilangkan bagian waktu, jika diinginkan, dan menggunakan YYYY-MM-DD.
  • CHANGEFREQ (optional) : Seberapa sering halaman tersebut kemungkinan akan berubah. Nilai ini menyediakan informasi umum untuk mesin pencari dan mungkin tidak berkorelasi persis seberapa sering mereka merambah halaman.
  • PRIORITY (optional) : Prioritas URL ini dibandingkan dengan URL lain di situs Anda. Nilai yang valid berkisar 0,0-1,0.

Sudah cukup jelas? mari kita coba membuat generator sitemap berbasis PHP.

Saya akan menghilangkan semua protokol optional, tapi sebaiknya anda koding sendiri terutama pada bagian lastmod untuk membantu mesin pencari mengetahui mana artikel yang asli dan mana yang artikel kopi paste dilihat berdasarkan tanggal terpublikasi.

Contoh :

<?php
$map = 1;

echo ‘<?xml version=”1.0″ encoding=”UTF-8″?>’;
echo ‘<urlset xmlns=”https://www.sitemaps.org/schemas/sitemap/0.9″>’;

while($map<=5)
{
echo “<url><loc>https://www.saya.com/” . $map . “.html</loc></url>”;
$map++;
}

echo ‘</urlset>’;
?>

Hasilnya akan seperti gambar ini dimana saya menggunakan logika loop sebanyak 5 kali sebagai contoh.

Bagaimana jika website anda dinamis? Justru pertanyaan seperti ini akan semakin mudah untuk dijawab dan akan semakin menantang!  :m029 Langkah pertama jika website anda tipe dinamis maka 99% dapat dipastikan menggunakan database. Gunakan PHP untuk menghubungkan script ke database dan ambil table yang akan anda gunakan kemudian field apa saja yang akan anda gunakan. Gunakan logika anda dimana anda bisa memanipulasi data tersebut menjadi sebuah format XML.

Situs anda menggunakan folder dan file sebagai dasar pembentuk? gunakan fungsi PHP read directory dan file, sekali lagi pada akhirannya adalah tugas anda memanipulasi data itu menjadi sebuah format XML.

Contoh diatas adalah contoh sangat mendasar dari pemrograman PHP dimana anda akan belajar bagaimana logika sebuah mesin membaca perintah anda. Selanjutnya anda harus mengembangkan kemampuan anda itu, jangan hanya kopi paste saja… saya yakin kok pasti anda mampu menjawab tantangan kalau memang ada niat.

Sekian, Salam GoBlog! :m039

Kata Kunci Terkait:

5 thoughts on “Membuat Sitemap Generator Berbasis PHP”

  1. gila ini cowok makanannya apa sih kok bisa sampai pinter gitu sampai mendetail ke dalam2nya…., tapi mas kalau bisa jangan di share bulat2 dipancing aja biar nggak jadi kambing, thanks berat ya! akhirnya tugas kuliah saya ada garis besarnya hehehe

    Reply

Leave a Reply to Kungz Cancel reply

[+] yoyocici emoticons Istanto Personal Blog

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.