Malaysia, Negara Pencuri Kebudayaan

Akhirnya  saya memberanikan diri juga menulis topik ini walaupun sedikit menyerempet politik yang saya nggak begitu mengerti dan paham. Akan tetapi karena berdasarkan bukti² nyata yang sangat kuat akan saya beberkan kebenaran tentang “malaysia negara pencuri kebudayaan

malaysia-pencuri-kebudayaan

Masih ingat kasus lagu rasa sayange yang dulu sempat jadi isu besar di kalangan budayawan Indonesia? penjelasan yang di akui dunia internasional adalah sebagai berikut:

Rasa Sayange atau Rasa Sayang-Sayange adalah lagu daerah yang berasal dari Maluku, Indonesia. Lagu ini merupakan lagu daerah yang selalu dinyanyikan secara turun-temurun sejak dahulu untuk mengungkapkan rasa sayang mereka terhadap lingkungan dan sosialisasi di antara masyarakat Maluku.

Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu bersikeras lagu “Rasa Sayange” adalah milik Indonesia karena ia merupakan lagu rakyat yang telah membudaya di provinsi Maluku sejak leluhur, sehingga klaim Malaysia itu adalah salah. Gubernur melihat bukti otentik bahwa lagu Rasa Sayange merupakan lagu rakyat Maluku, dan setelah bukti tersebut terkumpul, akan diberikan kepada Menteri Kebudayaan dan Pariwisata. Menteri Pariwisata Malaysia Adnan Tengku Mansor menyatakan bahwa rakyat Indonesia tidak bisa membuktikan bahwa lagu Rasa Sayange merupakan lagu rakyat Indonesia. Bagaimanapun, bukti tersebut akhirnya ditemukan. ‘Rasa Sayange’ diketahui direkam pertama kali di perusahaan rekaman Lokananta Solo 1962. Pada tanggal 11 November 2007, Menteri Kebudayaan, Kesenian, dan Warisan Budaya Malaysia, Rais Yatim, mengakui bahwa Rasa Sayange adalah milik Indonesia.

Kutipan dari https://id.wikipedia.org/wiki/Rasa_Sayange

Kebetulan waktu kecil dulu saya tinggal di wilayah Indonesia timur, sering sekali dengar lagu ini dan seingat saya kita tidak pernah berkolaborasi dengan Malaysia untuk menciptakan lagu ini, lagu ini adalah peninggalan dari leluhur nenek moyang kita yang di klaim negara pencuri Malaysia. Ini salah satu bukti Malaysia negara pencuri kebudayaan.

Mungkin karena ada beberapa TKI yang bekerja di Malaysia menyanyikan lagu ini hingga pemerintah Malaysia menganggap lagu ini adalah kebudayaan mereka.

Yang lagi hangat akhir² ini adalah kasus klaim tari pendet yang di lakukan pemerintah Malaysia, karena pemerintah yang klaim maka ditarik kesimpulan semua warga negara Malaysia mengakui klaim ini. Salut untuk perjuangan teman² di twitter dan facebook yang menentang keras klaim ini teruskan perjuanganmu hehehe… ^^

Tari Pendet pada awalnya merupakan tari pemujaan yang banyak diperagakan di pura. Tarian ini melambangkan penyambutan atas turunnya dewata ke alam dunia. Lambat-laun, seiring perkembangan zaman, para seniman Bali mengubah Pendet menjadi “ucapan selamat datang”, meski tetap mengandung anasir yang sakral-religius.

Kutipan dari https://id.wikipedia.org/wiki/Pendet

Ada² saja ya pemerintah Malaysia ini Bali kok bisa di Malaysia? apa ada gempa bumi dasyat atau meteor yang bikin bali terlempar ke Malaysia? HAHAHA! pemerintah yang dungu dan bodoh… Pantas saja rakyatnya juga asal teriak nggak pakai bukti nyata sampai nyerempet ke malasah ekonomi yang sudah pasti kita kalah SAAT INI di banding Malaysia.

HERANNYA Malaysia negara pencuri ini cuma berani mencuri dari negara Indonesia, coba lihat apa mereka berani klaim “Thai Boxing” sebagai kebudayaan mereka? jangan sampai dunia tertawa lihat klaim Malaysia ini. Yang terkesan disini adalah kurang kerasnya pak SBY, salah siapa pilih SBY jadi presiden? 5 tahun ini Malaysia akan terus melakukan klaim  budaya dan akan terus berusaha merebut pulau² terluar kita yang dengan dengan area perbatasan. Karena terbukti SBY selalu bersikap cenderung diam dan takut pada Malaysia. Coba kalo prabowo menang kemarin sudah di BOM tuh malaysia sampai rata dengan tanah… ^^

NGAPAIN TAKUT SAMA MALAYSIA? mereka juga makan nasi, mereka bisa berdarah, mereka bisa mati, mereka bisa hancur, mereka bisa menangis, mereka bisa miskin. Jadi buat apa takut kalau salah ya katakan salah kalau benar ya katakan benar gitu aja kok GoBlog…..

TAMBAHAN Banyak permintaan dari teman² untuk mengklaim negara malaysia adalah propinsi (bukan negara) dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, walaupun sangat tidak masuk akal silahkan yang merasa jengkel  dengan Malaysia mengklaim budaya, pulau, dan kekayaan lain negara Malaysia agar mereka gusar dan tau rasanya merasa kekayaan mereka di curi.

Hidup GoBlog!!

Kata Kunci Terkait:

221 thoughts on “Malaysia, Negara Pencuri Kebudayaan”

  1. doa orang malaysia,

    AuLahuma Malingsana wa maling siNi
    qW tENGok Ke Kiri da BaTiK Qw TeNgOk KE KaNaN dA ReOg
    gA dA sAfA SaFa
    Qw CoMoT aJa
    AmIeN,

    bner” deh malaysia, pencuri ulung!
    :m038

    Reply
  2. aku gk benci malysia,,,, aku malah pngin tinggal disana…
    kalo indonesia bisanya cmn mencaci tok..
    INDONESIA [PLAGIATT!!!!!!!!!!!!!!]

    Reply
  3. bukan hanya , Pendet , keris , batik , reog , suku dayak , Tari mak yong , songket , kerajaan sriwijaya , laksa , Hang tuah , angklung , rendang , ketupat , cerita Epen dan jupentoh MOP asli dari papua aja dicuri nya sebagai cerita Upin dan ipin dasar MALAYSIA negara Plagiat , najis buat Masyarakat Pertiwi tercinta haramkan tanah malaysia so Satu pulau dewata saja dia tak mampu untuk menandingi Cultur Indonesia yang kaya ini …… dasar MALINGASIA , tak tau di trimakasih luh , murid durhaka dulu kau belajar sama kita , dasar penghianat .

    Reply

Leave a Comment

[+] yoyocici emoticons Istanto Personal Blog

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.