18 Kebohongan Pemerintah Indonesia

Hmm… saya nggak mau ikut-ikutan deh, artikel ini cuma sebagai referensi saja. Heran saya kenapa kok pemerintah kemarin kelihatan seperti kambing kebakaran jenggot setelah ada tokoh lintas agama/aktivis yang mencetuskan 9 kebohongan pemerintah 😀

18 kebohongan pemerintah Indonesia ini dibagi menjadi 2 bagian, yang pertama:

9 KEBOHONGAN PEMERINTAH INDONESIA (VERSI LAMA)

  1. Angka kemiskinan yang semakin meningkat.
  2. Kebutuhan masyarakat yang belum terpenuhi.
  3. Ketahanan pangan dan energi yang gagal total.
  4. Anggaran pendidikan yang terus menurun.
  5. Pemberantasan teroris yang belum maksimal.
  6. Penegakan HAM yang tidak ada tindak lanjut hukumnya.
  7. Kasus Lapindo yang penyelesaiannya belum jelas.
  8. Kasus Newmont yang nyatanya terus saja membuang limbah tailing ke Laut Teluk Senunu, NTB sebanyak 120 ribu ton.
  9. Terakhir freeport sampai tahun 2011 ini.

Sedangkan 9 kebohongan pemerintah Indonesia versi baru yang sampai-sampai membuat pemerintah seperti kebakaran jenggot adalah sebagai berikut:

9 KEBOHONGAN PEMERINTAH INDONESIA (VERSI BARU)

  1. Tidak transparansi dalam menjalankan pemerintahan.
    “Untuk transparansi pemerintahan kita mencatat SBY mengatakan dia menerima surat tertanggal 25 April dari Zoelick dan meminta Sri Mulyani bekerja di Bank Dunia pada 30 April. Nyatanya, yang terjadi beberapa pejabat di Kementerian Keuangan menyatakan bahwa Sri Mulyani sesungguhnya dipaksa mengundurkan diri dan ditawarkan pekerjaan di Bank Dunia sebagai jalan keluar yang tidak mempermalukannya,” beber aktivis Stevanus Gusma.
  2. Kebebasan beragama dan persatuan bangsa seperti yang dicanangkan SBY hanya angin lalu. Tak hanya kebebasan beragama, kebebasan pers juga hanya impian insan pers. “Untuk kebebasan beragama sepanjang tahun 2010 ini saja terjadi 33 kali penyerangan fisik atas nama agama.”
  3. Dan untuk kebebasan pers LBH Pers mencatat untuk tahun 2010 ini, ada 66 kasus fisik dan non fisik yang terjadi pada insan pers. Untuk yang tewas tercatat 4 kasus,” jelas Riza Damanik.
  4. Kasus pelecahan dan kekerasan terhadap para TKI di luar negeri nyatanya tidak pernah menghasilkan solusi yang baik dikalangan pemerintah.
  5. Pemerintah Indonesia juga tidak bisa berbuat banyak saat Kedaulatan NKRI terkait penangkapan 3 petugas KKP beberapa waktu lalu oleh polisi Malaysia.
  6. Yang paling menyedihkan, 3 dari 9 kebohongan rezim SBY menyangkut penegakan hukum di Indonesia. Slogan siap memberantas korupsi hanya terlaksana 24 persen sepanjang tahun 2010.
  7. Kasus rekening gendut perwira Polri pemiliknya masih misteri, bahkan mantan Kapolri Bambang Hendarso Danuri mengatakan kasus ini sudah ditutup.
  8. Anti korupsi yang mendapat intimidasi dan kekerasan, juga dikriminalisasi.
  9. Yang terakhir terkuaknya kasus “plesiran tahanan Gayus Tambunan” ungkap aktivis ICW Tama S Langkun.

Serem ah nggak mau ikut-ikut saya… pokoknya Salam GoBlog!!

Kata Kunci Terkait:

5 thoughts on “18 Kebohongan Pemerintah Indonesia”

  1. bukan hnya 9 kebohongan,tp 1000 kebohgn..lht sj komntr2 pr pejbt,pr petgs hkm dll..sedkt2 bohg..sedkt2 bohg..apa2 ga pernh ju2r..sllu berkelit dan berkelit..mrka msh menggp masyrkt itu bodoh..

    Reply
    • Kenyataannya masyarakat masih bodoh… sudah tahu ada 9 kebohongan dan kata anda 1000 kebohongan… kenapa masih mau dibodoh2in… kalau merasa masyarakat sudah pintar kan bisa koreksi pemerintah dari berbagai jalur… kalau aku sih… masih merasa bodoh…jadi tidak perlu koar2…langsung bertindak supaya tidak di bodoh2in… misal, kerja yang baik lewat jalur yang lurus…selesai.

      Reply
    • semua tokoh lintas agama pasti sudah melakukan tindakan dengan cara yang cantik dan bijak… mereka kan bertindak secara rohani…manusia yang rohaninya bagus tidak mungkin bertindak duniawi secara jelek… manusia yang tindakan duniawinya jelek pasti rohaninya juga jelek… siapakah yang bertindak secara duniawi ? pasti rohaninya juga jelek…

      Reply

Leave a Comment

[+] yoyocici emoticons Istanto Personal Blog

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.