Project Counter Mesin

Sambil nungguin hujan berhenti mending nge-GoBlog dulu ah sekalian ngisi waktu. Pada artikel kali ini saya mau cerita dan sedikit sharing saja tentang project counter mesin. Seperti biasa lagi-lagi saya dapat tugas memperbaiki counter mesin yang sering sekali bermasalah dikantor. Sekalian memperbaiki saya juga sedikit belajar disana yaitu bagaimana caranya “negosiasi royalti” hehehe..

Daripada saya memperbaiki sampah orang lain yang tidak jelas saya berpikir lebih baik saya membuat sesuatu yang baru sekalian supaya lebih terkontrol. Kasihan juga kantor ternyata kemarin di kibulin orang yang ngakunya bisa bikin robot tapi kurang tanggung jawab. Singkat cerita saya turun ke lapangan mengorek semua infomasi yang bisa dikumpulkan. Setelah kesimpulan tercapai akhirnya saya menemukan diagram project ini.

A : Machine
B : Terminal
C : Data Acqusition Module
D : Omron/Switcher
E : Cloud/N Computing
F : Server
G : Modem
H : Internet

Sedangkan garis hijau dan merah adalah kabel yang menghubungkan perangkat diatas. Systemnya sederhana sekali yaitu ketika mesin selesai melakukan 1 cycling produksi maka dia akan mengirimkan signal berupa signal listrik (lemah) yang akan saya konversikan untuk menggerakkan omron (tugas orang elektro). Kemudian dari gerakan omron itu data aqusition module akan mengirimkan signal menuju program yang telah saya buat khusus untuk mengcapture data. Data yang berhasil saya capture akan saya kumpulkan diserver kemudian saya olah kembali sesuai kebutuhan, sedangkan untuk penerusannya data ini bisa diihat melalui website (port forward) atau dengan desktop programming.

Singkat cerita saya membuat 2 program sederhana, satu untuk panel sedangkan satunya untuk monitoring (IT Support, Manager, Dll) Samplenya bisa dilihat dibawah ini masih belum sempurna tapi mendekati langkah akhir.

Gambar yang ketiga seharusnya adalah web monitoring tapi tidak saya tampilkan demi privacy. Satu blok rata-rata menggunakan 10-20 mesin dengan satu server, yang kemudian server-server ini saling terkait menuju sebuah server utama. Untuk improvisasi selanjutnya bisa saja kita gunakan mesin fingerprint untuk mengetahui status operator atau menggunakan robot (kalau tidak salah kemarin namanya hanyang robot dari korea).

Sekian dulu deh saya kok jadi ngantuk kebanyakan menulis hehehe.. Oh ya untuk perusahaan lain yang ingin install counter mesin seperti diatas contact saya saja murah kok harganya cuma 6jt per mesin (keluar biaya peralatan) atau 10jt per mesin (tidak keluar biaya peralatan) biaya itu sudah mencakup fee untuk orang mekanik… atau dengan system royalti 250k per mesin tiap bulan selama 36 bulan atau 64 bulan tergantung negosiasi. Adapun minimal yang saya terima adalah mesin dengan jumlah minimal 10-20 mesin jika dibawah itu mohon maaf itu bukan uang buat saya akan lebih saya utamakan perusahaan yang memiliki jumlah mesin ratusan.

Sekian, Salam GoBlog!

Istanto Adi Nugroho

Recent Posts

Mengganti APACHE ke LIGHTTPD

Maaf artikel ini bahasanya rada amburadul soalnya di gendut pagi² berisik pengen nulis di blog…

1 week ago

5 Tips Hindari Mata Lelah di Depan Monitor

Beberapa dari kita tentu memiliki kebiasaan untuk berlama-lama di depan monitor. Entah itu untuk bekerja,…

3 weeks ago

Virtual Host di XAMPP/LAMPP

Karena semakin banyaknya permintaan materi referensi tentang virtual host ini saya mau coba menuliskan sedikit…

1 month ago

Tips Untuk Mengatasi Masalah Kebotakan Akibat Rambut Rontok Pria dan Wanita

Go go botakers...! Hehehe maaf banget ya buat yang botak saya nggak ada maksud menghina…

1 month ago

9 Cara Membuat Otak Berpikir Lebih Cepat

Otak manusia pada dasarnya hampir mirip dengan sebuah komputer biologis. Otak membutuhkan makanan, oksigen, dan…

2 months ago

Tips Menyelamatkan Diri Saat Gempa

Banyak ragamnya tips untuk menyelamatkan diri saat terjadi gempa bumi tetapi untuk tips kali ini…

2 months ago