Redenominasi Rupiah

Pada Hari Wednesday, 4 August, 2010 Sekitar Jam 11:06 Di Tulis Oleh Istanto Adi Nugroho
Artikel pada kategori Pribadi, Serius

Berita redenominasi Rupiah ini sebenarnya sudah ada 3 hari yang lalu, pertama kali saya baca di artikel detik.com dengan judul Rp 1.000 menjadi Rp 1. Apa itu redenominasi? Redenominasi adalah menyederhanakan denominasi (pecahan) mata uang menjadi pecahan lebih sedikit dengan cara mengurangi digit (angka nol) tanpa mengurangi nilai mata uang tersebut. Misal Rp 1.000 menjadi Rp 1. Hal yang sama secara bersamaan dilakukan juga pada harga-harga barang, sehingga daya beli masyarakat tidak berubah.

Berbeda dengan Sanering, Sanering adalah pemotongan daya beli masyarakat melalui pemotongan nilai uang. Hal yang sama tidak dilakukan pada harga-harga barang, sehingga daya beli masyarakat menurun.

Redenominasi bertujuan menyederhanakan pecahan uang agar lebih efisien dan nyaman dalam melakuan transaksi. Tujuan berikutnya, mempersiapkan kesetaraan ekonomi Indonesia dengan negara regional. Sedangkan sanering bertujuan mengurangi jumlah uang yang beredar akibat lonjakan harga-harga. Dilakukan karena terjadi hiperinflasi (inflasi yang sangat tinggi).

Redenominasi dilakukan pada saat kondisi makro ekonomi stabil. Ekonomi tumbuh dan inflasi terkendali. Sedangkan sanering dilakukan dalam kondisi makro ekonomi tidak sehat, inflasi sangat tinggi (hiperinflasi). Dampak bagi masyarakat pada redenominasi, tidak ada kerugian karena daya beli tetap sama. Pada sanering, menimbulkan banyak kerugian karena daya beli turun drastis.

Pada redenominasi nilai uang terhadap barang tidak berubah, karena hanya cara penyebutan dan penulisan pecahan uang saja yang disesuaikan. Sedangkan pada sanering, nilai uang terhadap barang berubah menjadi lebih kecil, karena yang dipotong adalah nilainya.

Jadi jangan kaget kalau tahun depan mungkin sudah mulai sosialisasi. Misalnya harga sebuah laptop adalah Rp 5.000.000 setelah redenominasi (3 digit) harga laptop itu akan menjadi Rp 5.000 saja. Bahkan saya sempat nonton diskusi di metrotv ada yang menyebutkan untuk awalnya akan di berikan 2 harga yang berbeda, pertama laptop dengan harga Rp 5.000.000 dan kedua laptop dengan harga Rp 5.000 (nilai uangnya sebenarnya sama cuma karena dalam masa transisi biasanya ada sedikit kebingungan). Mungkin memang agak aneh awalnya dan perlu sosialisasi yang cukup lama diperkirakan redenominasi Rupiah ini akan selesai dalam jangka waktu 5 tahun.

Jadi $1 = Rp 9,8 sen dong? :P

Share |

SEO GJGM: Nama Domain dan Hosting

Pada Hari Tuesday, 3 August, 2010 Sekitar Jam 21:38 Di Tulis Oleh Istanto Adi Nugroho
Artikel pada kategori Iseng, Pribadi, Serius, dodol

*GJGM baca Gak Jelas Gak Mutu :P

Selain teknik SEO yang rumit bin ruwet untuk urusan berbagai jenis meta dan lain sebagainya sebenarnya ada beberapa bagian yang jarang di perhatikan oleh orang umum. Mau tau apa itu? yaitu komponen domain dan hosting. Yup, kedua komponen ini sebenarnya memiliki peranan penting dalam teknik SEO namun sekali lagi tidak semua orang umum mengetahui  hal ini. Bahkan ada beberapa yang mengabaikannya. Didalam artikel singkat ini akan saya coba membuka sejelas-jelasnya meskipun tidak terlalu jelas karena saya tidak suka menulis panjang lebar.

1. Nama Domain

Nama domain (domain name) adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer  seperti web server atau email server  di jaringan komputer ataupun internet. Nama domain berfungsi untuk mempermudah pengguna di internet pada saat melakukan akses ke server, selain juga dipakai untuk mengingat nama server yang dikunjungi tanpa harus mengenal deretan angka yang rumit yang dikenal sebagai IP address. Nama domain ini juga dikenal sebagai sebuah kesatuan dari sebuah situs web seperti contohnya “istanto.net”. Nama domain kadang-kadang disebut pula dengan istilah URL, atau alamat website. Lengkapnya di wikipedia

Seperti kita ketahui nama domain saat ini tersedia dalam berbagai ekstensi semisal .com .net .biz .org. .cc .co.uk .web.id  dan lain sebagainya. Ekstensi ini berguna untuk mengidentifikasikan jenis layanan atau konten yang akan di sediakan misalnya .com untuk situs komersial, .org untuk situs organisasi non profit .web.id untuk menunjukkan identitas nama domain Indonesia dan lain sebagainya.

Sebenarnya rahasia apa yang tersembunyi dari balik nama domain ini? Sejak pertama kali internet di temukan oleh bapak Timothy Berners Lee (mudah-mudahan gak salah) nama domain yang di gunakan adalah .com ternyata masalah sepele ini masih berimbas sampai sekarang rata-rata pengguna internet hanya tau .com .com dan .com apa mereka tau tentang .info atau ekstensi yang lain?

75% pengguna internet hanya mengetahui ekstensi .com sehingga misalnya ada sebuah kaskus “A: alamat website kamu dimana? B:istanto” dalam pikiran A yang ada adalah istanto.com padahal bisa saja nama domainnya istanto.net istanto.org istanto.web.id dan lain sebagainya. Selain itu dalam setiap kasus mesin pencari semua website dengan ekstensi .com akan lebih di utamakan, saya kurang yakin dalam hal ini tetapi memang begitulah kenyataannya.

Contoh kasus: saya membeli 2 nama domain kucing.com dan kucing.info keduanya saya installkan wordpress dalam waktu bersamaan lalu saya tinggalkan selama 1 bulan. Setelah 1 bulan saya mengamati kucing.com ada pengunjung sedangkan kucing.info tidak ada pengunjung sama sekali. Selain itu saya menemukan bahwa kucing.info tidak ter-indeks ke dalam mesin pencari sedangkan kucing.com sudah ter-indeks.

Selanjutnya pikir saja sendiri… yang murah bukan berarti murahan namun juga bukan berarti yang terbaik atau bukan juga yang terburuk.

2. Hosting

Hosting adalah jasa layanan internet yang menyediakan sumber daya peladen-peladen  untuk disewakan sehingga memungkinkan organisasi atau individu menempatkan informasi di internet berupa HTTP, FTP, EMAIL, atau DNS. Selengkapnya di wikipedia

Ngobrol-ngobrol soal hosting ini sebenarnya agak santai… banyak kok hosting! ya kan? banyak!!! mulai dari yang seribu sebulan sampai yang berjuta-juta sebulan! mulai dari yang space kecil sampai yang super besar! mulai dari yang angka uptimenya 100% sampai 0%, mulai dari yang jual teman sendiri sampai penjual orang asingg…. pokoknya banyak ddddddddddddehhhhhhhh…!!!

Apa rahasia di balik hosting ini? Simple! semaking tinggi uptime sebuah hosting akan membantu sebuah situs web agar selalu ter-indeks dan berada dalam ranking! Berapa-kan standardnya waktu sebuah situs web terbuka sempurna? dalam survey kemarin di dapatkan jawaban 10 detik (seconds) yang artinya jika sebuah situs web tidak terbuka sempurna dalam waktu 10 detik dia akan di masukkan kedalam “TONG SAMPAH” oleh beberapa mesin pencari. Sudah jelas saya rasa penjelasannya… berikut…

TIPS: Carilah hosting yang memiliki response time terdekat ke datacenter sebuah mesin pencari. Misal: datacenter google.com berada di kota Malang, sebaiknya kalian membeli hosting yang berada di kota Malang, namun masih bisa ditoleransi apabila membeli hosting di sekitaran kota Malang misalnya Surabaya, Pasuruan, dan lainnya. Kalau response time dari Malang ke Jakarta adalah 20 detik maka se-WAJIB-nya  kalian JANGAN membeli hosting di jakarta.

Selanjutnya pikir saja sendiri… yang murah mungkin memang murahan namun juga bukan berarti yang terburuk, yang mahal? mungkin memang berkualitas tapi belum tentu.

Sekian dulu semoga bermanfaat untuk orang-orang goblog :P

Share |

Keong Racun???

Pada Hari Friday, 30 July, 2010 Sekitar Jam 16:58 Di Tulis Oleh Istanto Adi Nugroho
Artikel pada kategori Pribadi, dodol

Bingung saya nggak dapat maksudnya video ini apa sih hahahha… lucu-lucuan kah? imut-imutan?? cantik-cantikan????? heww…

Share |

Apakah UUD 1945 Masih Berlaku di Indonesia???

Pada Hari Thursday, 29 July, 2010 Sekitar Jam 6:22 Di Tulis Oleh Istanto Adi Nugroho
Artikel pada kategori Pribadi, Serius

Mungkin kalian pernah mendengar tentang kasus janda pahlawan yang di paksa keluar dari rumah dinas. Tulisan saya ini cuma sedikit dukungan moral untuk para ibu tua renta itu. Jujur saja saya tahu kalau rumah dinas memang tidak boleh di tempati apabila sang PNS sudah wafat dan tidak aktif ber-produksi *bahasa yang cocok apa?*, Namun sebaiknya kita harus melihat dari sisi kemanusiaan juga dimana dalam kasus ini adalah seorang ibu yang sudah tua renta dan tidak memiliki penghasilan.

Dalam UUD 1945 pasal 34 ayat 1 berbunyi:

Fakir miskin dan anak-anak terlantar di perlihara oleh negara.

Pertanyaan saya yang mudah saja, lihat di sekitar kita apakah pasal ini masih berlaku di Indonesia? jawaban saya singkat saja menurut saya TIDAK berlaku. Anak-anak terlantar disini dikategorikan anak yatim-piatu, anak jalanan mungkin juga bisa di masukkan kedalam kategori ini (berbeda dengan yang di paksa orang tua karena himpitan ekonomi/para exploitasi anak kecil). Fakir miskin masuk di kategori ini adalah pengemis, orang yang tidak mempunyai penghasilan, orang yang kurang baik per-ekonomian-nya.

Nah dalam kasus ini saya memasukkan ibu janda pahlawan itu kedalam kategori fakir miskin karena memang kenyataannya dia sudah tua renta dan tidak memiliki penghasilan (mohon maaf). Kalau UUD 1945 masih berlaku disini seharusnya janda pahlawan ini masih berhak menempati rumah dinas suaminya sampai akhir umur-nya, saya rasa pun tidak akan lama karena mengingat usia yang sudah cukup uzur  he he. Tapi kenapa pemerintah sepertinya ngotot sekali mengusir janda ini dari rumah dinas?? itu masih menjadi pertanyaan besar buat saya.

OK kalau pemerintah mau mengikuti aturan yang tegas, ibu itu boleh di keluarkan dari rumah dinas. Akan tetapi pemerintah juga harus bersifkap fair yaitu memelihara janda itu, fakir miskin, dan anak anak terlantar lainnya sesuai dengan amanah yang ada di dalam UUD 1945 baik dalam sandang, pangan, dan papan.

Lihatlah, setega itukah pemerintah kepada rakyat-nya ini? dinegara lain orang Indonesia malah di beri gelar pahlawan dan di hargai. Kenapa kita malah bersikap seperti ini, jangan sampai nanti pahlawan kita di akui negara tetangga Malaysia baru pada protes semua :D … Mungkin ini hanya kasus kecil yang kita ketahui, Saya sangat yakin masih sangat banyak kasus yang lain yang mungkin tidak ter-eksploitasi sehingga kita tidak tahu.

Mari kita doakan saja yang terbaik buat janda pahlawan ini, jujur saja saya miris masa setega itu pada orang yang sudah tua renta padahal suaminya itu berjasa pada negara ini. Kalau begini terus lama-lama akan banyak penghianat bermunculan di Republik ini :D

Share |

Mengenal Lebih Dalam Tentang Perintah ShutDown

Pada Hari Monday, 26 July, 2010 Sekitar Jam 10:56 Di Tulis Oleh Istanto Adi Nugroho
Artikel pada kategori Iseng, Pribadi, dodol

Saya rasa semua orang sudah mengerti dan tahu apa itu arti shutdown. Yang akan kita bahas di artikel ini adalah mengenal lebih dalam tentang parameter yang bisa di gunakan dalam perintah shutdown. Semua ini di mulai dari cerita 4 tahun yang lalu dimana waktu itu ada seorang teman yang bertanya pada saya ketika chatting via YM “Mas, bagaimana ngerjain komputer orang, soalnya orang ini rese banget”.

Waktu itu saya sebenarnya tidak memberikan solusi shutdown, tapi ternyata saking jengkelnya teman ini kenapa dia ngotot sekali ingin mematikan komputer orang lain. Akhirnya saya refleks bilang “shutdown saja komputernya via remote biar dia kebingungan” hehehe… Lucunya dia berhasil dan orang yang di matikan komputernya ini kebakaran jenggot :p

Sebenarnya cara ini mudah sekali. kita bisa mengetahui lebih banyak parameter yang bisa di gunakan dalam perintah shutdown dengan mengetik shutdown /?

Dari atas sudah jelas sekali pengertian parameternya, tinggal bagaimana kita memanipulasi parameter itu.

-i = Menampilkan GUI remote shutdown, kita bisa mengatur disini komputer mana saja yang akan kita remote, apakah perlu kita peringatkan, beri waktu jeda, rencana, dll.

-l = logging off user (tidak bisa di ikuti dengan parameter m)

-s = Shutdown total komputer.

-r = Shutdown komputer lalu restart kembali.

-a = Abort atau membatalkan proses shutdown.

-m = Remote pada komputer lainnya, misalnya kita ingin mematikan komputer dengan nama “kambingjantan” yang kita tuliskan pada parameter adalah -m //kambingjantan.

-t = Timer atau jeda waktu yang kita berikan misalnya kita memberikan waktu 10 detik agar komputer target shutdown penulisannya adalan -t 10.

-c = Comment atau komentar/berita/pemberitahuan misalnya kita mau meng-shutdown komputer kambingjantan dengan pesan “ayo mandi” penulisannya adalah -c “ayo mandi”.

-f = Force atau memaksakan shutdown, perintah ini berisiko namun terkadang berguna disaat tertentu. Parameter -f akan memaksa komputer shutdown tanpa memberikan waktu jeda pada program lain.

-d = Ini sebenarnya seperti sebuah agenda, misalnya kita ingin mematikan komputer pada jam tertentu dengan pesan, dan rencana shutdown. Contoh: -d [kambingbetina][r]:ayo mandi dulu:mandi.

Pertanyaan yang paling sering terjadi adalah “kenapa gagal?” (umumnya terjadi pada kasus remote). Seperti kita ketahui bahwa didalam jaringan setiap komputer memiliki nama unik dan workgroup. Kalau kita mengetahui nama komputer tersebut namun kita berbeda workgroup maka perintah shutdown via remote ini akan gagal.

Bagaimana cara mengetahui nama komputer lain yang berada dalam 1 workgroup? cukup ketik “net view” maka akan keluar list seperti contoh:

Bagaimana caranya mengetahui nama workgroup yang ada di dalam jaringan? silahkan cari sendiri google yah, ada sebuah program untuk melakukan ini tetapi ini masuk kategori abuse makanya tidak saya tuliskan.

Sekian dulu :D

Share |

Contoh Format Penulisan Makalah

Pada Hari Sunday, 25 July, 2010 Sekitar Jam 14:21 Di Tulis Oleh Istanto Adi Nugroho
Artikel pada kategori Iseng, Pribadi

Kebetulan lagi males banget nge-blog di blog ini jadi menulis saja yang ada di kepala hehehe… Format penulisan makalah sebenarnya bisa di bilang susah-susah gampang. Formatnya sebenarnya tidak baku, namun bisa di sesuaikan dengan beberapa keperluan penulisan. Pada dasarnya format penulisan makalah terdiri dari 3 BAB utama yaitu :

  1. Pendahuluan.
  2. Isi.
  3. Kesimpulan.

Petanyaannya, bagaimana kalau di syaratkan untuk menulis makalah lebih detail? Beberapa bagian dari BAB inti ini bisa kita kembangkan menjadi lebih detail seperti contoh:

1. Pendahuluan

Pendahuluan ini dapat di bagi menjadi beberapa sub, contohnya:

  1. Logo dan judul penulisan. Biasanya hanya berupa logo dan judul makalah.
  2. Kata Pengantar. Tidak mutlak terkecuali ada beberapa orang yang meminta penulisan sub ini.
  3. Latar belakang Masalah. Akan sangat baik hasilnya dan mudah di mengerti oleh orang lain apabila anda menulis latar belakang masalah. Misalnya anda menulis makalah tentang pengaruh kebiasaan merokok, maka latar belakang ini bisa di isi dengan alasan kenapa anda menulis makalah tersebut.
  4. Rumusan Masalah. Sub ini hampir sama dengan latar belakang masalah, bedanya pada sub ini sebaiknya di isi dengan alasan penulisan makalah dan solusi apa yang akan anda berikan. Kalau bisa di tambahkan juga batasan agar tinjauan pustaka tidak melebar kemana-mana dan hanya fokus pada bagian tertentu.
  5. Tujuan Penulisan. Seperti judulnya cukup tuliskan tujuan penulisan makalah. Contohnya untuk tugas dan lain sebagainya.

2. Isi

Ketika masuk pada isi kita dapat membagi BAB ini menjadi beberapa sub, contohnya:

  1. Tinjauan Pustaka. Pada penulisan makalah biasanya bagian ini yang paling sering banyak orang kesulitan. Sebenarnya mudah saja anda harus membuat batasan terlebih dahulu di rumusan masalah agar tinjauan pustaka yang anda sajikan tidak melebar dan memenuhi syarat makalah.
  2. Data. Bagian ini biasanya optional kalaupun ada sebaiknya di masukkan karena data ini bisa mendukung kebenaran penulisan makalah anda.

3. Kesimpulan

Setelah isi makalah terpenuhi saatnya kita membuat kesimpulan yang masih bisa lagi di bagi menjadi beberapa sub, contohnya:

  1. Metodologi Penelitian. Pada sub ini anda harus menuliskan metodologi penelitian. Bahasa mudahnya metodologi penelitian adalah metode/cara yang anda gunakan untuk mengumpulkan informasi/data yang anda masukkan kedalam makalah anda. Ada beberapa jenis metodologi contohnya: Historis, Deskriptif, Perkembangan, Kasus dan penelitian lapangan, Korelasional, Ekperimental, Tindakan, dan lain-lain.
  2. Pembahasan. Sub ini biasanya optional, berbeda kalau anda merasa perlu atau terpaksa menulis tentang pembahasan (biasanya tugas kuliah).
  3. Kesimpulan. Cukup tuliskan kesimpulan dari makalah yang anda tulis.
  4. Kritik dan Saran. Pada sub ini anda harus menulis kritik dan saran, selain kedua hal itu anda bisa menuliskan solusi/cara penyelesaian yang terbaik menurut anda.
  5. Daftar Pustaka. Tuliskan semua sumber penulisan anda disini (seperti credit/copyright).
  6. Lembar Pengesahan. Optional, biasanya tidak di perlukan.

Sekian dulu :D  

Share |