<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Istanto Personal Blog</title>
	<atom:link href="http://id.istanto.net/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://id.istanto.net</link>
	<description>Blogger Kampungan Yang Norak dan Gokil, Mari ngeBlog Biar goBlog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Mar 2010 02:18:22 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Konfigurasi/Setup VPN di Windows Server 2003</title>
		<link>http://id.istanto.net/2010/03/10/konfigurasisetup-vpn-di-windows-server-2003/</link>
		<comments>http://id.istanto.net/2010/03/10/konfigurasisetup-vpn-di-windows-server-2003/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 02:18:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Istanto Adi Nugroho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Serius]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[cara membuat vpn]]></category>
		<category><![CDATA[konfigurasi vpn]]></category>
		<category><![CDATA[setup vpn]]></category>
		<category><![CDATA[vpn]]></category>
		<category><![CDATA[vps]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://id.istanto.net/?p=1451</guid>
		<description><![CDATA[Artikel ini adalah hasil koversi dari artikel lama dari blog berbahasa inggris saya yang berjudul &#8220;How to: Configure/Setup Your VPN(server side) on Windows Server 2003 R2&#8221; Berdasarkan request dari teman-teman dan juga karena kebetulan saya ingin memberikan tutorial bagaimana cara membuat VPN sendiri akhirnya saya putuskan untuk melakukan konversi artikel ini.
Beberapa bahan mentah yang perlu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Artikel ini adalah hasil koversi dari artikel lama dari blog berbahasa inggris saya yang berjudul &#8220;<a href="http://www.istanto.net/how-to-configure-setup-your-vpn-server-side-on-windows-server-2003-r2.html" target="_blank">How to: Configure/Setup Your VPN(server side) on Windows Server 2003 R2</a>&#8221; Berdasarkan request dari teman-teman dan juga karena kebetulan saya ingin memberikan tutorial bagaimana cara membuat VPN sendiri akhirnya saya putuskan untuk melakukan konversi artikel ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa bahan mentah yang perlu kita siapkan antara lain:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>VPS/Dedicated Server/Komputer Lokal.</li>
<li>2 NIC Card, 1 NIC juga OK.</li>
<li>Static WAN IP.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Karena kebanyakan orang Indonesia ingin yang <em>murah</em>, saya sarankan untuk menggunakan VPS. VPS yang harus anda beli untuk mengikuti step/langkah dalam artikel ini adalah VPS yang menggunakan operating system Windows Server 2003. Bagi anda yang membeli VPS dengan OS lain bisa juga melakukan setup VPN, tetapi di artikel ini hanya saya khususkan untuk VPS dengan operating system windows server 2003.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya sarankan untuk membeli VPS di Sdr. Hetta Pradianto di website <a href="http://www.fantastic-vps.com" target="_blank">www.fantastiv-vps.com</a> karena berdasarkan survey dan pengalaman VPS di fantastic-vps cukup bagus dan harganya sangat terjangkau untuk kantong orang Indonesia, bisa di gunakan untuk berbagai macam keperluan. Sebelum ada yang memfitnah ada baiknya saya tuliskan bahwa saya tidak ada sama sekali segmentasi bisnis dalam rekomendasi ini.</p>
<p style="text-align: justify;">OK, setelah semua keperluan anda siapkan kita mulai saja langsung. Langkah pertama adalah login ke server VPS anda menggunakan username dan password yang telah diberikan. Setelah itu anda harus melakukan bebebrapa konfigurasi.</p>
<p style="text-align: justify;">1. Klik Start -&gt; Run -&gt; Tulis &#8220;<strong>services.msc</strong>&#8221; didalam kotak run.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah halaman services terbuka carilah service dengan nama &#8220;<strong>Routing and Remote Access</strong>&#8221; pastikan service ini aktif otomatis ketika komputer di hidupkan.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/03/ist-vpn-1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1452" title="ist-vpn-1" src="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/03/ist-vpn-1-300x216.jpg" alt="" width="300" height="216" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">2. Klik Start -&gt; Run -&gt; Control panel -&gt; Administrative Tools -&gt; Routing and Remote Access.</p>
<p style="text-align: justify;">3. Klik kanan pada komputer, kemudian pilih &#8220;<strong>Configure and Enable Remote and Routing Access&#8221;</strong></p>
<p style="text-align: justify;">4. Ikuti terus petunjuk instalasi:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Klik Next.</li>
<li>Dari Konfigurasi List pilih &#8220;<strong>Custom Configuration</strong>&#8220;, klik Next.</li>
<li>Pilih &#8220;<strong>VPN Access and NAT and Basic Firewall</strong>&#8220;, klik Next</li>
<li>Klik Finish.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">5. Konfigurasi NAT (Network Address Translation)</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Buka panel Routing and Remote Access.</li>
<li>Klik Komputer (Local).</li>
<li>Klik Ip Routing.</li>
<li>Klik Kanan pada &#8220;<strong>NAT/Basic Firewall</strong>&#8220;.</li>
<li>Gunakan New Interface untuk menambahkan network translation.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/03/ist-vpn-2.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1454" title="ist-vpn-2" src="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/03/ist-vpn-2-300x216.jpg" alt="" width="300" height="216" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Sekarang VPN anda sudah siap untuk digunakan  dan sudah jadi untuk sisi server. Langkah kedua tugas anda adalah melakukan konfigurasi user yang diperbolehkan untuk mengakses VPN ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Caranya: Klik Start -&gt; Run -&gt; Tulis &#8220;<strong>lusrmgr.msc</strong>&#8220;</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/03/ist-vpn-3.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1455" title="ist-vpn-3" src="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/03/ist-vpn-3-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Sudah selesai, begitulah caranya membuat VPN, tinggal anda melakukan koneksi dari klient dan tentunya menggunakan username dan password yang telah anda konfigurasi, Mudah bukan? Inilah cara yang banyak dilakukan oleh para penjual VPN (terutama di kaskus) mohon maaf saya harus sebutkan karena saya tidak suka orang membeli VPN dengan harga yang terlalu mahal padahal modal awalnya terbilang cukup ringan.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu saya tidak suka penjual VPN sering membohongi para pembelinya seperti dengan mengatakan bahwa dengan mengakses VPN ini kecepatan internet anda akan stabil/bagus/meningkat! itu omong-kosong yang keterlaluan!!! Seperti yang sudah kita bahas hingga ramai di artikel yang berjudul &#8220;<a href="http://id.istanto.net/2009/03/20/pembodohan-tentang-pemercepat-koneksi-internet-di-indonesia/">Pembodohan tentang pemercepat koneksi internet di Indonesia</a>&#8221; saya di artikel itu sudah menjelaskan berulang-kali kepada anda semua bahwa <em>gono-gini</em> tidak akan mempengaruhi kecepatan akses internet anda, kalau ada yang komentar marah, memaki, dan memfitnah kebanyakan mereka adalah para penjual PULSA, Penjual VPN, bahkan kemungkinan mereka adalah ISP yang menjual akses lambat dengan harga yang MAHAL. Saya tidak suka basa-basi dan tetek-bengek memang. Kalau saya tahu itu salah akan saya bilang salah sampai kapan pun. Lihat Diagram dibawah ini:</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/03/ist-net.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1457" title="ist-net" src="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/03/ist-net-300x198.jpg" alt="" width="300" height="198" /></a>Semoga anda paham dengan gambar ini, Bukan maksud hati saya  untuk menjatuhkan kegirangan anda berinternet dengan harga murah tetapi perlu anda ketahui bahwasanya (dalam contoh) ketika akses internet anda maksimum adalah 153 Kbps meskipun kecepetan internet VPN anda adalah 100Mbps itu tidak akan sama sekali mempengaruhi atau menstabilkan kecepatan internet anda. Diagram ini sekaligus membuktikan bahwa teori tentang jarak terdekat antara garis lurus yang menghubungkan dua titik tidak terbantahkan dan hanya di provokasi oleh orang yang dagangannya terganggu oleh terbukanya kebenaran.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau begitu saya yakin anda pasti akan bertanya untuk apa dong kalau begitu saya membuat VPN atau membeli VPN? Jawaban mudahnya adalah <em>anonimitas,</em> IP asli anda akan tersembunyi dan seolah-olah IP VPN itu adalah anda.  <em><span style="text-decoration: underline;">Kalau ada yang bilang VPN merubah internet seperti intranet? itu adalah kesalahan pemahaman yang sangat-sangat keterlaluan</span></em>. Bagi orang luar Indonesia isu <em>anonimitas</em> ini harganya sangat mahal untuk mereka. Maka dari itu jangan kaget dan heran kalau bisnis VPN di luar negeri sangat maju dan sukses.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekian dulu, semoga kalian semua banyak belajar dan bertambah pengalaman.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://id.istanto.net/2010/03/10/konfigurasisetup-vpn-di-windows-server-2003/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Study Kasus: Adsense di Kaskus Melanggar Aturan Atau Tidak?</title>
		<link>http://id.istanto.net/2010/03/08/study-kasus-adsense-di-kaskus-melanggar-aturan-atau-tidak/</link>
		<comments>http://id.istanto.net/2010/03/08/study-kasus-adsense-di-kaskus-melanggar-aturan-atau-tidak/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Mar 2010 12:58:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Istanto Adi Nugroho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Serius]]></category>
		<category><![CDATA[adsense]]></category>
		<category><![CDATA[aturan]]></category>
		<category><![CDATA[kaskus]]></category>
		<category><![CDATA[police]]></category>
		<category><![CDATA[terms]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://id.istanto.net/?p=1444</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin kurang banyak orang yang memperhatikan kalau sekarang kaskus kayaknya sudah mulai kekurangan biaya untuk operasional sehingga melakukan banyak forcing ads kepada visitor-nya. Sebenarnya sah-sah saja sebuah website menggunakan iklan untuk melakukan cover biaya operasional, mungkin bagi website kecil tidak terlalu berat tapi jangan salah kalau untuk kelas berat biasanya biaya server adalah jutaan sampai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Mungkin kurang banyak orang yang memperhatikan kalau sekarang kaskus kayaknya sudah mulai kekurangan biaya untuk operasional sehingga melakukan banyak <em>forcing ads</em> kepada visitor-nya. Sebenarnya sah-sah saja sebuah website menggunakan iklan untuk melakukan <em><span style="text-decoration: underline;">cover</span></em> biaya operasional, mungkin bagi website kecil tidak terlalu berat tapi jangan salah kalau untuk kelas berat biasanya biaya server adalah jutaan sampai milyaran rupiah per bulan.</p>
<p style="text-align: justify;">Informasi yang bocor sampai ke-saya dari sumber yang <span style="text-decoration: line-through;">tidak</span> terpercaya biaya operasional kaskus perbulan adalah mencapai sekitar 2M-3M Milyar bukan Million (gila itu duit apa kertas ya hehehe) Biaya sebesar itu kayaknya susah banget di cover kalau melihat keadaan kaskus seperti sekarang ini. Dengan menggunakan iklan berbasis impression saja saya rasa 1/4 dari kebutuhan biaya bulanan kaskus tidak tercukupi.</p>
<p style="text-align: justify;">Yang akan kita bahas disini bukan masalah keuangan kaskus tapi bagaimana menilai iklan adsense yang ada di kaskus. Seperti kita ketahui banyak blogger dan pakar/orang yang sudah lama menggunakan adsense MELARANG kita menggunakan adsense di website/blog dengan primary language &#8220;Bahasa Indonesia&#8221; karena didalam police google adsense ada sebuah peraturan yang kayaknya agak menjebak kalau tidak dipahami dengan sangat baik. Saya setuju dengan mayoritas blogger, sebenarnya mayoritas website/blog yang menggunakan primary language &#8220;Bahasa Indonesia&#8221; tidak disarankan menggunakan adsense for content karena bahasa ini tidak di support. Tapi kalau kita baca baik-baik lagi ada sedikit celah disini yang kayaknya membuat kaskus berani menongolkan iklan adsense didalam website kaskus.</p>
<p style="text-align: justify;">Kita baca dari police adsense yang berbahasa indonesia <a href="https://www.google.com/adsense/support/bin/answer.py?hlrm=en&amp;answer=9727">di sini </a>ada kalimat:</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Harap perhatikan juga bahwa menempatkan kode AdSense pada laman dengan konten dalam bahasa yang tidak didukung oleh kebijakan program AdSense tidak dibolehkan.</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya disitu sudah jelas, bahwa semua website yang menggunakan bahasa yang tidak ada dalam list dilarang memasang iklan adsense for content. Tapi ada satu kalimat jebakan disini yang berbunyi:</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Anda dapat memilih bahasa utama situs saat proses aplikasi berlangsung. Jika aplikasi disetujui, AdSense akan menayangkan iklan yang relevan dengan laman Anda dalam bahasa yang sesuai, meskipun situs berisi berbagai bahasa yang didukung.</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Pemahaman kalimat diatas memperbolehkan kita memasang kode iklan adsense for content untuk website pada awal saat kita melakukan request aplikasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Contoh pertama begini: Misalnya pada saat aplikasi awal website yang saya ajukan adalah id.istanto.net dan diterima, didalam account google adsense itu saya mendapatkan pilihan adsense for content berarti saya boleh memasang kode iklan adsense for content dalam website berbahasa Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">Contoh kedua begini: Misalnya pada saat aplikasi website yang saya ajukan adalah <a href="http://www.istanto.net">www.istanto.net</a> dan diterima, didalam account google adsense itu saya mendapatkan pilihan adsense for content berarti saya hanya boleh memasang kode iklan adsense for content untuk website yang menggunakan primary language berbahasa inggris dan DILARANG untuk memasang kode adsense for content untuk web selain bahasa yang di support.</p>
<p style="text-align: justify;">Perbedaan tipis ini yang terkadang membingungkan beberapa publisher tentang boleh tidaknya memasang kode iklan adsense dalam website/blog berbahasa lokal, saran saya sih SEBAIKNYA JANGAN karena sangat rawan dibanned, kalau masih belum yakin akan sangat baik kalau kalian melakukan kontak terlebih dahulu dengan adsense suport untuk menanyakan masalah ini. Jawaban yang diterima bisa dijadikan barang bukti ketika suatu saat nanti account google adsense kalian bermasalah.</p>
<p style="text-align: justify;">kalau menurut pendapat dan penilaian saya pribadi, adsense di kaskus itu melanggar aturan. Ada 2 point utama mengapa saya menilai kaskus di adsense itu melanggar terms dan policy google adsense:</p>
<ol>
<li>
<div style="text-align: justify;">Apakah saat aplikasi kaskus mengajukan website kaskus atau mengajukan website lain. Kalau mengajukan website lain kaskus disini sudah melanggar aturan penggunaan bahasa yang dilarang oleh google adsense. TERKECUALI kaskus memang pada saat awal aplikasi mengajukan website kaskus dan/atau kaskus diterima dalam jaringan Premium publisher, Maka point ini bisa diabaikan.</div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify;">Konten, User generated konten bukan berarti kaskus aman dan sangat kaya konten dari kontribusi user. Memang sepintas dalam search engine kaskus terlihat seperti kaya konten tapi masalahnya konten ini tidak disaring, artinya ada beberapa konten pornografi, vulgar, makian, umpatan, program bajakan, dan atau pencurian konten dari blog/website lain yang ter-copyright tanpa ijin. Untuk masalah konten saya rasa kaskus sudah melanggar.</div>
</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Sekian dulu, semoga bisa menjadi pembelajaran buat yang lain&#8230; <img src='http://id.istanto.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://id.istanto.net/2010/03/08/study-kasus-adsense-di-kaskus-melanggar-aturan-atau-tidak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Melihat Warna AURA Dengan Kasat Mata?!?!</title>
		<link>http://id.istanto.net/2010/03/04/cara-melihat-warna-aura-dengan-kasat-mata/</link>
		<comments>http://id.istanto.net/2010/03/04/cara-melihat-warna-aura-dengan-kasat-mata/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Mar 2010 11:22:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Istanto Adi Nugroho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iseng]]></category>
		<category><![CDATA[dodol]]></category>
		<category><![CDATA[aura]]></category>
		<category><![CDATA[cara melihat aura]]></category>
		<category><![CDATA[hahaha]]></category>
		<category><![CDATA[ilusi]]></category>
		<category><![CDATA[ilusi mata]]></category>
		<category><![CDATA[lucu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://id.istanto.net/?p=1437</guid>
		<description><![CDATA[Artikel ini memang artikel yang benar-benar dodol&#8230; Kebetulan saya semalam nggak bisa tidur terus iseng deh browsing di kaskus, ah bosan banget beritanya gitu-gitu aja paling cuma seputaran century century pansus sri mulyani budiono melulu&#8230; akhirnya coba masuk forum dunia supranatural *hahaha* biar nggak stres maksudnya lhooo&#8230;&#8230; didalamnya ternyata isinya aneh bin ajaib ada pocong, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Artikel ini memang artikel yang benar-benar dodol&#8230; Kebetulan saya semalam nggak bisa tidur terus iseng deh browsing di kaskus, ah bosan banget beritanya gitu-gitu aja paling cuma seputaran century century pansus sri mulyani budiono melulu&#8230; akhirnya coba masuk forum <strong>dunia supranatural</strong> *hahaha* biar nggak stres maksudnya lhooo&#8230;&#8230; didalamnya ternyata isinya aneh bin ajaib ada pocong, kuntilanak, tuyul dan sebangsa-nya LOL.</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi ada salah satu thread yang bikin saya tertarik judulnya kalau nggak salah &#8220;<span style="text-decoration: line-through;">cara melihat warna aura dengan kasat mata</span>&#8221; Saking penasarannya saya buka itu thread&#8230;. hmm ternyata begitu toh caranya melihat aura hehehe <span style="text-decoration: line-through;">bukan</span> <em>aura kasih</em> lho <img src='http://id.istanto.net/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  dan saya juga nggak berani jamin lho ini cuma tipuan mata ke otak atau memang benar begini caranya orang melihat warna aura.</p>
<p style="text-align: justify;">Contoh gambarnya seperti dibawah ini:</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/03/bangunan.gif"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1438" title="bangunan" src="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/03/bangunan-300x225.gif" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/03/entah-siapa.gif"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1440" title="entah-siapa" src="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/03/entah-siapa-225x300.gif" alt="" width="225" height="300" /></a><em><strong>* Gambarnya di-klik biar kelihatan ukuran aslinya dan biar animasi-nya berjalan.</strong></em></p>
<p style="text-align: justify;">Cara melihat aura menurut si empu ini adalah pandangan mata kalian fokuskan ke titik hitam didalam gambar negatif nanti setelah 15 detik otomatis gambar akan kembali ke warna hitam putih tapi anehnya kalian mungkin bisa melihat warna dalam foto tersebut. Saya juga heran apa ini cuma ilusi mata atau mata memanipulasi otak yang jelas hasilnya semua orang rata-rata sama melihat warna auranya.</p>
<p style="text-align: justify;">Saking penasarannya saya coba mengextract kedua gambar diatas untuk melihat mungkin saya si empu ini menipu/ngibulin orang-orang. ternyata setelah saya extract dengan gif extractor tiap frame dari gambar diatas tidak ada sama sekali gambar bangunan yang berwarna. Anehnya ketika kita fokus melihat titik hitam itu lalu foto negatif kembali ke foto hitam putih kita bisa melihat warna namun jika bergerak sedikit saja atau kehilangan konsentrasi foto menjadi hitam putih kembali.</p>
<p style="text-align: justify;">Hmmm&#8230; yang jelas saya nggak tau apakah ini cara yang benar melihat aura benda/seseorang melalui media foto.. yang jelas mungkin ini agak lucu hehehe soalnya saya coba sendiri ke foto saya hasil auranya adalah berwarna putih/perak, sedangkan saya coba ke foto temang-teman yang lain ada yang berwarna biru dan ada yang berwarna kuning kalau bohongan kok warnanya berbeda? Umumnya aura yang saya lihat itu kebanyakan sering di atas kepala atau di sekitar kiri-kanan pundak.</p>
<p style="text-align: justify;">Tambahan buat yang mencari arti dari warna aura:</p>
<p style="text-align: justify;">Merah dadu = rendah hati/estetis<br />
Orange = vitalitas/dinamika<br />
Kuning = intelektual/dinamis<br />
Hijau = energik/kreatif<br />
Biru = pengembangan spiritual<br />
Indigo = kebijaksanaan<br />
Perak = kelincahan/serba bisa<br />
Arti negative terdiri dari :<br />
Merah tua = egoisme<br />
Merah kecoklatan = kebencian/kekejaman<br />
Merah asli = nafsu<br />
Kuning tua = curiga/iri hati<br />
Hijau tua = cemburu<br />
Hijau zaitun = pengkhianatan<br />
Coklat = ambisius<br />
Kelabu = kepicikan/kelicikan<br />
Kelabu tua = ketidakrelaan</p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>*Konfirmasi hasil kiri kanan dari posisi anda:</strong></em></p>
<ol style="text-align: justify;">
<li><em><strong>Bangunan : kiri kuning kecoklatan, tengah biru, kanan coklat maroon.</strong></em></li>
<li style="text-align: justify;"><em><strong>Foto orang : pundak kiri biru, sekitar kepala biru, pundak kanan kuning/perak/keemasan.<br />
</strong></em></li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://id.istanto.net/2010/03/04/cara-melihat-warna-aura-dengan-kasat-mata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Redirect Port 80 Ke Port Lain-nya</title>
		<link>http://id.istanto.net/2010/03/04/redirect-port-80-ke-port-lain-nya/</link>
		<comments>http://id.istanto.net/2010/03/04/redirect-port-80-ke-port-lain-nya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2010 20:26:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Istanto Adi Nugroho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iseng]]></category>
		<category><![CDATA[Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[dodol]]></category>
		<category><![CDATA[80]]></category>
		<category><![CDATA[81]]></category>
		<category><![CDATA[apache]]></category>
		<category><![CDATA[port]]></category>
		<category><![CDATA[redirect]]></category>
		<category><![CDATA[webserver]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://id.istanto.net/?p=1427</guid>
		<description><![CDATA[Hoamm&#8230; lagi nggak bisa tidur nih mungkin kena sindrom kebanyakan duit hehehe *just kidding* bulan ini terima pembayaran lewat WU, Check, dan Paypal kebetulan juga diterima di beberapa ad network yang lebih menggiurkan   kalau di total sih bulan ini lumayan lah buat beli motor baru kayaknya enggak cukup deh huhuhu malah curhat&#8230; mendingan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Hoamm&#8230; lagi nggak bisa tidur nih mungkin kena sindrom kebanyakan duit hehehe *just kidding* bulan ini terima pembayaran lewat WU, Check, dan Paypal kebetulan juga diterima di beberapa ad network yang lebih menggiurkan <img src='http://id.istanto.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  kalau di total sih bulan ini lumayan lah buat beli motor baru kayaknya <span style="text-decoration: line-through;">enggak</span> cukup deh huhuhu malah curhat&#8230; mendingan nge-go-blog-in orang ah..</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya ini pertanyaan saya sendiri kemarin, cuma saya lagi malas menulis di blog ini. Kebetulan server hotspot saya menggunakan billing antamedia sehingga port 80 otomatis terpakai oleh aplikasi ini. Tapi kebetulan juga saya ingin menjadikan server hotspot ini agar bisa menjadi sebuah webserver (rugi juga kan kalau resource nggak di maksimalkan). Tujuannya untuk mencoba membuka gameserver di daerah sekitar sini yang terjangkau oleh sinyal wi-fi (mudah²an nanti bisa online).</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya awalnya di kepala saya langsung keluar tentang menggunakan port lain, namun untuk memastikannya saya googling dulu sebentar dan langsung mempraktekannya dalam 5 menit selesai deh.</p>
<p style="text-align: justify;">Cara redirect ini sebenarnya sudah kuno namun masih berguna mungkin untuk beberapa orang yang isp (internet service provider)-nya menutup port 80 atau mungkin karena bertabrakan dengan port oleh aplikasi lain (contohnya billing antamedia yang menggunakan port 80) bisa di akali dengan cara melakukan redirect port. Ok deh jangan banyak ngomong langsung aja kita siapkan dan praktek.</p>
<p style="text-align: justify;">Pertama adalah persiapan:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li style="text-align: justify;">Wamp5 (Xampp/Lampp kayaknya juga bisa cuma malas cari  konfigurasi manualnya rubah default port 80)</li>
<li style="text-align: justify;">Domain di name.com biar enak arahkan domain ke komputer dirumah.</li>
<li style="text-align: justify;">Sedikit pengetahuan dan ketelitian.</li>
<li style="text-align: justify;">Bagi perokok hukumnya WAJIB MEROKOK hehehe <img src='http://id.istanto.net/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Ok tanpa <em>cas-cis-cus</em> kita langsung saja install wamp5 lalu edit file httpd di direktory c:\wamp\apache2\conf Bagian yang dirubah cuma 2 baris ini saja:</p>
<blockquote style="text-align: justify;"><p>Listen 80 –&gt; Listen 81<br />
ServerName localhost:80 –&gt; ServerName localhost:81</p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">Untuk yang menggunakan aplikasi lain mungkin bisa tanya support bagaimana merubah konfigurasi default port 80 ke port lain. Setelah itu otomatis komputer lokal kita ketika menjalankan program wamp akan langsung membuka port 81. Selesai buka port selanjutnya ikuti saja petunjuk-nya mirip di <a href="http://id.istanto.net/2009/05/27/merubah-pc-menjadi-dedicated-server-vps-web-hosting-dengan-speedy/" target="_self">artikel ini</a>. Apa? Nggak ngerti!? ya udah deh di lanjutin saja artikelnya biar kelar.</p>
<p style="text-align: justify;">Setingan di name.com panel sama seperti di artikel yang lama buatlah dns alias satu untuk domain.com satunya lagi untuk www.domain.com atau bisa buat seterusnya dengan sub-domain selanjutnya-selanjutnya-dan-seterusnya-bla-bla-bla.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/03/ist-dns.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1432" title="ist-dns" src="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/03/ist-dns-300x42.jpg" alt="" width="300" height="42" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Setingan di modem contoh dengan modem gratisan speedy.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/03/ist-modem-port-redirect.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1430" title="ist-modem-port-redirect" src="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/03/ist-modem-port-redirect-300x193.jpg" alt="" width="300" height="193" /></a>Port map kita ganti 81 maksudnya agar ada setiap request port 80 dari <strong>any</strong> ke <strong>ip wan</strong> akan di alihkan(redirect) ke <strong>ip lan</strong> dengan <strong>port 81</strong>.  begitu juga dengan port lainnya bukan cuma port 81 saja yang bisa di konfigurasi seperti  ini, ini kan cuma contoh saja&#8230; Mudah kan? kalau bisa mudah kenapa harus dibuat susah&#8230; <img src='http://id.istanto.net/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://id.istanto.net/2010/03/04/redirect-port-80-ke-port-lain-nya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kabel Straight dan Kabel Cross</title>
		<link>http://id.istanto.net/2010/02/26/kabel-straight-dan-kabel-cross/</link>
		<comments>http://id.istanto.net/2010/02/26/kabel-straight-dan-kabel-cross/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Feb 2010 10:46:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Istanto Adi Nugroho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iseng]]></category>
		<category><![CDATA[Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Serius]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[cross]]></category>
		<category><![CDATA[cross-over]]></category>
		<category><![CDATA[hub]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[kabel]]></category>
		<category><![CDATA[lan]]></category>
		<category><![CDATA[traight]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://id.istanto.net/?p=1413</guid>
		<description><![CDATA[Banyak lulusan TI Indonesia yang kemarin di rendahkan (dilecehkan) ketika melamar pekerjaan hanya karena tidak menguasai dasar-dasar jenis per-kabelan. Berita tentang TI Indonesia yang mengecewakan ini sampai sempat membuat beberapa orang panas. Panasnya kenapa? ada yang memang tidak tau menau tapi hanya ikutan &#8220;asal ngomong&#8221; ada yang begini-begitu tapi ternyata ada saja alasannya, kenapa kita harus teriak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Banyak lulusan TI Indonesia yang kemarin di rendahkan (dilecehkan) ketika melamar pekerjaan hanya karena tidak menguasai dasar-dasar jenis per-kabelan. <a href="http://www.detikinet.com/comment/2010/01/16/180830/1279897/398/lulusan-ti-banyak-yang-mengecewakan" target="_blank">Berita tentang TI Indonesia yang mengecewakan</a> ini sampai sempat membuat beberapa orang panas. Panasnya kenapa? ada yang memang tidak tau menau tapi hanya ikutan &#8220;<em>asal ngomong</em>&#8221; ada yang begini-begitu tapi ternyata ada saja alasannya, kenapa kita harus teriak omong kosong kalau tidak mau menerima kritik dan belajar.</p>
<p style="text-align: justify;">Memang umum-nya lulusan TI jaman sekarang ini saya rasa belum siap untuk bekerja di bidangnya. Karena teknologi yang selalu berkembang sehingga terkadang beberapa lulusan TI ini merasa &#8220;mampu&#8221; padahal sebenarnya pemahaman dasar-nya dia tidak punya. Kurikulum yang di kembangkan kampus juga terkadang tidak relevan dengan realita yang ada di lapangan. Sehingga rasanya terkesan lebih pandai orang yang terbiasa menggunakan dan ber-eksperimen di bandingkan dengan orang yang hanya membahas teori.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam artikel ini akan saya berikan sedikit penjelasan tentang jenis-jenis per-kabelan, mudah-mudahan bisa membuka wawasan dan membantu beberapa orang yang memang benar-benar BUTA.</p>
<p style="text-align: justify;">Peralatan dan media yang di butuhkan:</p>
<ol>
<li>
<div style="text-align: justify;">Kabel UTP<a href="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/02/Kabel-UTP.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1414" title="Kabel-UTP" src="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/02/Kabel-UTP-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify;">Konektor RJ45<a href="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/02/rj-45.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1415" title="rj-45" src="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/02/rj-45-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify;">Tang Crimping<a href="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/02/crimping-tool.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1416" title="crimping-tool" src="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/02/crimping-tool-300x251.jpg" alt="" width="300" height="251" /></a></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify;">LAN Tester<a href="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/02/lan-tester.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1418" title="lan-tester" src="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/02/lan-tester-221x300.jpg" alt="" width="221" height="300" /></a></div>
</li>
<li>
<div style="text-align: justify;">Gunting<a href="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/02/gunting.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1417" title="gunting" src="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/02/gunting-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a></div>
</li>
</ol>
<p>Berikut diagram kabel straight:</p>
<p><a href="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/02/kabel-straight.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-1420" title="kabel-straight" src="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/02/kabel-straight.png" alt="" width="225" height="207" /></a></p>
<p>Urutan Ujung A</p>
<ol>
<li>Putih Orange</li>
<li>Orange</li>
<li>Putih Hijau</li>
<li>Biru</li>
<li>Putih Biru</li>
<li>Hijau</li>
<li>Putih Coklat</li>
<li>Coklat</li>
</ol>
<p>Urutan Ujung B</p>
<ol>
<li>Putih Orange</li>
<li>Orange</li>
<li>Putih Hijau</li>
<li>Biru</li>
<li>Putih Biru</li>
<li>Hijau</li>
<li>Putih Coklat</li>
<li>Coklat</li>
</ol>
<p>Kegunaan:</p>
<ol>
<li>Menghubungkan PC dengan HUB/Switch.</li>
</ol>
<p>Diagram Kabel Cross</p>
<p><a href="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/02/kabel-crossover.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-1421" title="kabel-crossover" src="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/02/kabel-crossover.png" alt="" width="234" height="204" /></a></p>
<p>Urutan Ujung A</p>
<ol>
<li>Putih Orange</li>
<li>Orange</li>
<li>Putih Hijau</li>
<li>Biru</li>
<li>Putih Biru</li>
<li>Hijau</li>
<li>Putih Coklat</li>
<li>Coklat</li>
</ol>
<p>Urutan Ujung B</p>
<ol>
<li>Putih Hijau</li>
<li>Hijau</li>
<li>Putih Orange</li>
<li>Putih Coklat</li>
<li>Coklat</li>
<li>Orange</li>
<li>Biru</li>
<li>Putih Biru</li>
</ol>
<p>Kegunaan:</p>
<ol>
<li>Menghubungkan PC ke PC langsung tanpa HUB/Switch.</li>
<li>Menghubungkan HUB/Swicth dengan HUB/Switch.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Kita akan coba membuat kabel straight, pertama kupas-lah pelindung luar kabel UTP lalu atur agar lurus kabel-kabel didalamnya. Urutkan posisinya berdasarkan diagram diatas. Potong ujung kabel dengan gunting agar rata. Masukkan kedalam konektor RJ-45 lalu di crimping dengan tang crimping. Ikuti caranya untuk ujung kedua sama dengan langkah pertama. Masukkan ujung kedua kabel kedalam LAN-tester lalu periksa, jika semua lampu 1-8 terhubung maka kabel ini sudah siap kita pakai.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk kabel cross juga sama seperti langkah diatas, hanya bedanya harap perhatikan salah satu ujung yang berbeda. Adapun standard per-kabelan ini yang dijaminkan adalah kurang lebh 100 meter, diatas 100 meter kemungkinan akan mengalami loss.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika ada yang bertanya bagaimana membedakan kabel straight dan kabel cross? Sebenarnya mudah saja, perhatikan ujung dari kedua kabel tersebut lihat diagram-nya bila yang pertama adalah putih orange lalu kedua putih orange juga sudah pasti itu kabel straight, sedangkan kabel cross salah satu ujungnya dimulai dengan putih hijau.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekian dulu, semoga kalian semua tambah go-blog!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://id.istanto.net/2010/02/26/kabel-straight-dan-kabel-cross/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Instalasi CCTV Sendiri Dengan Modal Minim</title>
		<link>http://id.istanto.net/2010/02/21/instalasi-cctv-sendiri-dengan-modal-minim/</link>
		<comments>http://id.istanto.net/2010/02/21/instalasi-cctv-sendiri-dengan-modal-minim/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Feb 2010 14:04:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Istanto Adi Nugroho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iseng]]></category>
		<category><![CDATA[Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Serius]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[cctv]]></category>
		<category><![CDATA[cctv dengan webcam]]></category>
		<category><![CDATA[kamera]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[membangun cctv]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://id.istanto.net/?p=1400</guid>
		<description><![CDATA[CCTV sekarang seringkali kita jumpai di setiap area publik seperti misalnya mall, kampus, perkantoran, pusat perbelanjaan dan lain-lain. Manfaat dari CCTV sendiri akan terasa berguna sebagai alat bantu keamanan, dimana setiap kegiatan yang terjadi bisa kita pantau secara live kapan dan dari mana saja, bisa juga kita manfaatkan untuk merekam kejadian sebagai barang bukti dikemudian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">CCTV sekarang seringkali kita jumpai di setiap area publik seperti misalnya mall, kampus, perkantoran, pusat perbelanjaan dan lain-lain. Manfaat dari CCTV sendiri akan terasa berguna sebagai alat bantu keamanan, dimana setiap kegiatan yang terjadi bisa kita pantau secara live kapan dan dari mana saja, bisa juga kita manfaatkan untuk merekam kejadian sebagai barang bukti dikemudian hari. Mungkin saja anda adalah pemilik usaha yang seringkali kehilangan, contohnya mungkin kehilangan sepeda motor, atau rumah kemalingan tapi anda tidak mempunyai bukti. CCTV dalam hal ini bisa sangat membantu anda. Sayangnya harga dan instalasi CCTV umum-nya untuk produk yang *<em>asli</em>* harganya tergolong cukup mahal untuk sebuah service seperti itu. Rata-rata umumnya biaya instalasi CCTV mencapai ber-juta-juta Rupiah.</p>
<p style="text-align: justify;">Adapun kita bisa mengakali untuk membangun CCTV di area kecil sendiri dengan modal yang sangat minim. Peralatannya pun terbilang mudah di dapatkan, cukup dengan berbekal sebuah web camera (webcam) yang biasa kita kenal lebih banyak digunakan untuk ajang *<strong>pamer muka</strong>* para wanita cantik di yahoo messenger <img src='http://id.istanto.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Serta dengan software trial yang apabila kita membutuhkan penggunaan lebih lanjut kita harus membayar. Mari kita coba melakukan ilustrasi cara membuat CCTV sendiri dengan modal minimal dan penjelasan sederhana.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Peralatan yang dibutuhkan</strong></span>:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Sebuah PC/Laptop sebagai host (kalau bisa hidup 24 jam dengan kapasitas HDD terrabyte khusus bagi yang ingin melakukan capture atau merekam semua kegiatan).<a href="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/02/komputer.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1402" title="komputer" src="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/02/komputer.jpg" alt="" width="300" height="283" /></a></li>
<li>Sebuah Webcam/Web Camera sebagai alat pencitra, biasanya harga webcam ini bervariasi namum tergolong masih murah. Yang saya sarankan adalah sebuah webcam yang memiliki minimal resolusi  1.3MP, dengan tingkat pencahayaan bagus, sukur-sukur kalau bisa yang memiliki fitur <em>night vision</em>.<a href="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/02/Webcam-5M-Night-Vision.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1401" title="Webcam 5M Night Vision" src="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/02/Webcam-5M-Night-Vision.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a></li>
<li>Sebuah Program, dalam percobaan ini saya menggunakan <a href="http://www.webcamxp.com/download.aspx" target="_blank">webcamxp</a> dengan limitasi 1 sumber camera, kalau membutuhkan lebih dari satu anda harus membayar.<a href="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/02/webcamxp.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1404" title="webcamxp" src="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/02/webcamxp-300x238.jpg" alt="" width="300" height="238" /></a></li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Instalasi</strong></span>:</p>
<p style="text-align: justify;">Langkah pertama hubungkan komputer anda dengan webcam, biasanya cukup mudah hanya dengan cara menginstall driver bawaan dari webcam tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Langkah kedua install program webcamxp lalu mulai konfigurasi webcamxp sesuai kebutuhan anda, Misalnya anda ingin melakukan capture atau merekam semua kejadian. Setelah selesai meng-install program webcamxp anda cukup memilih sumber dari peralatan yang ada yaitu dengan cara melakukan klik kanan pada area layar webcamxp, setelah itu pilihlah peralatan camera anda dan juga mungkin bisa menambahkan microphone apabila yang membutuhkan suara.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/02/webcamxp-terhubung.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1405" title="webcamxp-terhubung" src="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/02/webcamxp-terhubung-300x237.jpg" alt="" width="300" height="237" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Setelah itu sebenarnya anda sudah selesai, anda cukup melakukan konfigurasi tambahan agar lebih menyenangkan. Misalnya anda ingin mengawasi rumah anda dari kejauhan contohnya luar kota. Cukup dengan melakukan konfigurasi web anda bisa melihat kondisi rumah anda dari mana saja.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>*CATATAN: ANDA MEMBUTUHKAN KONEKSI INTERNET</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/02/webcamxp-web-config.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1406" title="webcamxp-web-config" src="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/02/webcamxp-web-config-300x238.jpg" alt="" width="300" height="238" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/02/webcamxp-network.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1407" title="webcamxp-network" src="http://id.istanto.net/wp-content/uploads/2010/02/webcamxp-network-300x217.jpg" alt="" width="300" height="217" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Dari percobaan diatas saya tidak mencoba dengan menggunakan koneksi internet sehingga tidak memerlukan lagi settingan khusus untuk modem. Untuk yang kesulitan caranya mudah saja&#8230; caranya&#8230; konfigurasi jaringan anda sendiri, buka port yang di butuhkan <img src='http://id.istanto.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Selamat mencoba <img src='http://id.istanto.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://id.istanto.net/2010/02/21/instalasi-cctv-sendiri-dengan-modal-minim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
