Categories: PribadiSerius

Apakah UUD 1945 Masih Berlaku di Indonesia???

Mungkin kalian pernah mendengar tentang kasus janda pahlawan yang di paksa keluar dari rumah dinas. Tulisan saya ini cuma sedikit dukungan moral untuk para ibu tua renta itu. Jujur saja saya tahu kalau rumah dinas memang tidak boleh di tempati apabila sang PNS sudah wafat dan tidak aktif ber-produksi *bahasa yang cocok apa?*, Namun sebaiknya kita harus melihat dari sisi kemanusiaan juga dimana dalam kasus ini adalah seorang ibu yang sudah tua renta dan tidak memiliki penghasilan.

Dalam UUD 1945 pasal 34 ayat 1 berbunyi:

Fakir miskin dan anak-anak terlantar di perlihara oleh negara.

Pertanyaan saya yang mudah saja, lihat di sekitar kita apakah pasal ini masih berlaku di Indonesia? jawaban saya singkat saja menurut saya TIDAK berlaku. Anak-anak terlantar disini dikategorikan anak yatim-piatu, anak jalanan mungkin juga bisa di masukkan kedalam kategori ini (berbeda dengan yang di paksa orang tua karena himpitan ekonomi/para exploitasi anak kecil). Fakir miskin masuk di kategori ini adalah pengemis, orang yang tidak mempunyai penghasilan, orang yang kurang baik per-ekonomian-nya.

Nah dalam kasus ini saya memasukkan ibu janda pahlawan itu kedalam kategori fakir miskin karena memang kenyataannya dia sudah tua renta dan tidak memiliki penghasilan (mohon maaf). Kalau UUD 1945 masih berlaku disini seharusnya janda pahlawan ini masih berhak menempati rumah dinas suaminya sampai akhir umur-nya, saya rasa pun tidak akan lama karena mengingat usia yang sudah cukup uzur  he he. Tapi kenapa pemerintah sepertinya ngotot sekali mengusir janda ini dari rumah dinas?? itu masih menjadi pertanyaan besar buat saya.

OK kalau pemerintah mau mengikuti aturan yang tegas, ibu itu boleh di keluarkan dari rumah dinas. Akan tetapi pemerintah juga harus bersifkap fair yaitu memelihara janda itu, fakir miskin, dan anak anak terlantar lainnya sesuai dengan amanah yang ada di dalam UUD 1945 baik dalam sandang, pangan, dan papan.

Lihatlah, setega itukah pemerintah kepada rakyat-nya ini? dinegara lain orang Indonesia malah di beri gelar pahlawan dan di hargai. Kenapa kita malah bersikap seperti ini, jangan sampai nanti pahlawan kita di akui negara tetangga Malaysia baru pada protes semua 😀 … Mungkin ini hanya kasus kecil yang kita ketahui, Saya sangat yakin masih sangat banyak kasus yang lain yang mungkin tidak ter-eksploitasi sehingga kita tidak tahu.

Mari kita doakan saja yang terbaik buat janda pahlawan ini, jujur saja saya miris masa setega itu pada orang yang sudah tua renta padahal suaminya itu berjasa pada negara ini. Kalau begini terus lama-lama akan banyak penghianat bermunculan di Republik ini 😀

Istanto Adi Nugroho

View Comments

Recent Posts

Mengganti APACHE ke LIGHTTPD

Maaf artikel ini bahasanya rada amburadul soalnya di gendut pagi² berisik pengen nulis di blog…

2 weeks ago

5 Tips Hindari Mata Lelah di Depan Monitor

Beberapa dari kita tentu memiliki kebiasaan untuk berlama-lama di depan monitor. Entah itu untuk bekerja,…

4 weeks ago

Virtual Host di XAMPP/LAMPP

Karena semakin banyaknya permintaan materi referensi tentang virtual host ini saya mau coba menuliskan sedikit…

1 month ago

Tips Untuk Mengatasi Masalah Kebotakan Akibat Rambut Rontok Pria dan Wanita

Go go botakers...! Hehehe maaf banget ya buat yang botak saya nggak ada maksud menghina…

2 months ago

9 Cara Membuat Otak Berpikir Lebih Cepat

Otak manusia pada dasarnya hampir mirip dengan sebuah komputer biologis. Otak membutuhkan makanan, oksigen, dan…

2 months ago

Tips Menyelamatkan Diri Saat Gempa

Banyak ragamnya tips untuk menyelamatkan diri saat terjadi gempa bumi tetapi untuk tips kali ini…

2 months ago