Pembodohan Tentang Pemercepat Koneksi Internet di Indonesia Bagian 2

Pada Tuesday, 16 August, 2011 Jam 7:27 Di Tulis Oleh Istanto Adi Nugroho
Artikel dalam kategori Iseng, Kocak, Serius

BACA ARTIKEL INI DALAM FORMAT AMP Pembodohan Tentang Pemercepat Koneksi Internet di Indonesia Bagian 2

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Artikel ini adalah artikel lanjutan dari topik “Pembodohan tentang pemercepat koneksi internet di Indonesia” yang dimana pada artikel lama tersebut (hingga saat ini) masih sangat banyak orang yang tidak bisa menerima logika yang saya berikan tentang bagaimana menilai dan menghitung sebuah produk dan analisa terhadap kegunaannya. Tujuan penulisan artikel ini adalah memberikan hitungan yang lebih jelas dan pasti serta bisa diterima dengan logika otak kiri, selain itu untuk pembuktian kenapa saya menulis seperti itu pada masa yang lalu.

Sebenarnya inti topik utama pada artikel lama tersebut adalah tentang proxy, bahasa untuk orang awam adalah jembatan. Yang menurut saya dimana topik itu bisa terjadi perdebatan sengit adalah karena adanya kebanyakan orang yang menggunakan otak kanan untuk menilai artikel tersebut, beberapa menggunakan otak kiri, namun kebanyakan lebih cenderung menggunakan otak kanan, sehingga pada akhirnya artikel tersebut menjadi kehilangan arah tujuan dan ini dimanfaatkan oleh banyak oknum tukang copy paste untuk mengambil kesempatan. Saya menggunakan istilah otak kiri dan otak kanan pada artikel ini untuk memenuhi permintaan beberapa teman untuk menggunakan bahasa yang lebih sopan, saya harap anda bisa menterjemahkan sendiri apa makna kata “otak kiri” dan “otak kanan” pada artikel ini.

Sebelum masuk lebih lanjut ke inti ada baiknya anda melakukan test sederhana dibawah ini dimana anda bisa mengetahui apakah anda cenderung menggunakan otak kiri atau otak kanan. Otak kiri identik dengan logika, fakta, penuh pertimbangan, kenyataan dan pasti. Sedangkan otak kanan identik dengan perasaan, spontanitas, imajinasi, kemungkinan dan acak. Test ini bertujuan untuk mengetahui pola pikir anda, jika anda cenderung menggunakan otak kanan sebaiknya dan disarankan anda tidak perlu berkomentar pada artikel ini. Test dibawah ini adalah milik dailytelegraph coba anda perhatikan arah berputarnya obyek dibawah ini:

*klik gambar animasi

Jika anda melihat obyek tersebut berputar searah jarum jam berarti anda lebih cenderung menggunakan otak kanan, jika anda melihatnya berputar ke arah sebaliknya maka anda lebih cenderung menggunakan otak kiri. Jika hasil test anda cenderung menggunakan otak kanan maka sebaiknya anda hentikan membaca kelanjutan artikel ini.

Mulai masuk ke inti pokok, bagaimana proses browsing yang sebenarnya. Pada saat kita melakukan kegiatan browsing sebenarnya ada banyak variabel yang terdapat didalam kegiatan tersebut. Dimulai dari permintaan awal (request) kemudian di proses oleh DNS server, kemudian diteruskan menuju hasil (server), kemudian diteruskan kembali menuju permintaan awal (request).

Proses diatas adalah pasti dan merupakan proses yang biasanya tidak disadari oleh beberapa orang. Setiap proses memerlukan waktu dan jumlah waktu itu bergantung kepada besaran pipa yang digunakan. Sebagai perumpamaan jika dengan menggunakan pipa berukuran 1 maka waktu untuk menyelesaikan setiap langkah proses adalah 1 seconds (detik) maka jika menggunakan pipa berukuran 2 maka waktu untuk menyelesaikan proses adalah 0.5 seconds (detik)

Gambar diatas adalah ilustrasi, Mari kita coba berhitung. Jika menggunakan pipa berukuran 1 maka total waktu yang akan kita perlukan selama proses browsing adalah 1+1+1 = 3 seconds (detik). Jika menggunakan pipa berukuran 2 maka total waktu adalah 0.5+0.5+0.5 = 1.5 seconds (detik). Manakah proses yang lebih cepat mulai dari awal permintaan? jelas jawabannya adalah pipa yang berukuran 2.

Saya akan lebih memperlebar penjelasannya, kali ini akan saya hitung beserta dengan total ukuran pipanya…

Pada contoh data yang direquest adalah sebesar 100, maka mari kita coba berhitung kembali. *gambar 1 : 100/1=100/1=100 seconds (detik), *gambar 2: 100/3=33.333/0.5=66.666 seconds(detik). Maka akan muncul kembali pertanyaan kenapa pada gambar 1 saya membaginya dengan bilangan 1 sedangkan gambar 2 saya bagi dengan bilangan 3 bukannya bilangan 5? karena ukuran pipa gambar 1 adalah 1 sedangkan gambar 2 menggunakan ukuran pipa 5 namun kemampuan data yang bisa disalurkan oleh server/sumber adalah 3.

Apa yang terjadi jika saya menggunakan proxy, variabel apa saja yang harus dihitung. Sebelum masuk lebih mendalam ada baiknya anda melihat ilustrasi gambar dibawah ini:

Gambar diatas adalah proses kerja proxy beserta variabel yang terdapat didalamnya dimana variabel DNS saya sembunyikan karena bisa berada didepan atau belakang proxy. Mari coba kita beri nilai untuk perhitungan. Pada contoh saya beri nilai 1 seconds (detik) pada setiap proses.

Total waktunya adalah 1+1+1+1+1(DNS)=5 seconds (detik), Jika DNS membutuhkan waktu 0.5 maka hasilnya adalah 1+1+1+1+0.5(DNS)=4.5 seconds (detik). Kenapa hasilnya kok semakin besar? namun yang saya rasakan lebih cepat? tolong dihitung kembali dengan cermat disini yang digunakan adalah logika bukan perasaan.

Kita coba jelaskan lagi lebih mendetail dengan gambar ilustrasi dibawah ini.

Mari kita berhitung, jika di asumsikan semua proses membutuhkan waktu 1 seconds (detik) maka: *Proxy 1+1+1+1+1=5 Seconds (detik) *Direct 1+1+1=3 Seconds (detik). Kok bisa begitu? curang variabelnya? coba kalau diganti variabelnya dari proxy ke server semua prosesnya membutuhkan 0.01 seconds (detik) 1+1+1+0.01+0.01=3.002 seconds (detik) kenapa kok masih lebih besar total waktunya dibanding direct? SEMUA YANG ANDA LAKUKAN TIDAK AKAN PERNAH LEBIH BAIK ATAU LEBIH CEPAT HASILNYA DIBANDING DIRECT CONNECTION ANDA.

Bagaimana jika saya bypass DNS atau DNS saya hitung dengan 0.01? *proxy 1+1+0.01+0.01+0.01=2.003 seconds (detik). WAH LEBIH CEPAT??? jangan salah menghitungnya *direct 1+1+0.01=2.001 seconds (detik). MASIH TIDAK TERIMA? SILAHKAN HITUNG TERUS, KALAU ANDA MENEMUKAN DAN BISA MEMBUKTIKAN BISA LEBIH CEPAT SILAHKAN PROTES ARTIKEL INI.

PERTANYAAN PENUTUP

Kenapa anda menulis bahwa menggunakan program-program tambahan (misalnya tweak registry/cfoss blablabla) itu tidak akan berpengaruh. KARENA MEMANG SEMUA PROGRAM TAMBAHAN TIDAK AKAN MEMPENGARUHI SAMPAI ANDA BISA MELEBIHI BATASAN BADNWIDTH, HANYA AKAN PADA SAMPAI PADA TAHAP MEMAKSIMALKAN, ITUPUN MASIH DALAM LINGKUP LOKAL.

Kenapa anda menulis Toonel/VPN/Proxy dan mungkin lainnya malah bisa memperlambat akses internet saya? KARENA MEMANG ITULAH LOGIKANYA, JIKA ANDA MENGGUNAKAN LOGIKA ANDA AKAN TAHU DIMANA LETAK KESALAHAN ANDA. ANDA BISA MENGHITUNG DENGAN AKURAT SEBENARNYA JIKA TAHU VARIABEL APA SAJA YANG ADA.

Kenapa anda menulis ulang artikel ini? KARENA BANYAKNYA ALAY ATAU OKNUM YANG SENGAJA MEMBODOH-BODOHKAN ORANG LAIN DENGAN KEMAMPUAN OMONG KOSONGNYA DARI MODAL PERSAHABATAN (SAHABAT MUNGKIN AKAN LEBIH PERCAYA SAHABATNYA DIBANDING ORANG LAIN), CONTOHNYA ADA YANG MENGAKU-NGAKU BISA BYPASS INTERNET BLABLABLA ATAU TEMANNYA BISA BLABLABLA PRET. ARTIKEL LAMA MENJADI KEHILANGAN ARAH DAN SAYA TIDAK MAU KITA SEMAKIN DIBODOHI. SELAIN ITU ARTIKEL LAMA BANYAK DICOPY PASTE OLEH ORANG LAIN TANPA IJIN.

Jadi? Semakin bingung? Nggak perlu dibikin bingung, pakai logika anda pasti bisa menemukan inti permasalahannya. Bagaimana dong solusinya biar internet saya maksimal, maksudnya biar nggak terlalu lemot, tapi nggak lebih besar dari batas bandwidth? MAKSIMALKAN SEMUA VARIABEL YANG ADA. Terus bagaimana dong solusinya biar internet saya bisa lebih kencang? SEWA BANDWIDTH YANG LEBIH BESAR! gitu aja kok repot, repot aja gak gitu…

Sekian, Salam GoBlog! :m039

*Glossary:
Variabel : Faktor.
Pipa : Ilutrasi besaran bandwidth.
GoBlog : Go Blog (mari nge-blog).
Alay : ABG Lebay.

Kata Kunci Terkait:

Kamu boleh memberikan komentar, atau melakukan trackback dari blog kamu.
    Digg Del.icio.us StumbleUpon Reddit Twitter RSS

80 Komentar pada artikel “Pembodohan Tentang Pemercepat Koneksi Internet di Indonesia Bagian 2”

  1. cisco berkata:

    Pada January 5th, 2014 Jam 5:39 PM

    Bung istanto, saya hanya mengingatkan kepada anda.. berhentilah membodohi dan mengelabui teman2 penggiat it yang baru belajar…
    Percuma berdebat dengan anda, kalau saya lihat anda tidak pernah mau disalahkan mengenai artikel ini, walaupun pendapat anda salah …
    Pesan saya anda jadilah orang yang jujur, jangan keras kepala seperti bani isroil, nanti anda bisa menjadi kaum yang terkutuk…
    akui saja kalau anda memang salah, jangan menutupi kesalahan anda …

    Saya tidak mau berpanjang lebar berdebat teori dengan anda, karena anda tdk pernah mengaku salah …

    Kata siapa kita tidak bisa mencapai kecepatan melebihi yang diberikan isp ? Jawabnya simple : “Bisa”
    Bahkan anda bisa mencapai kecepatan bandwith secepat kecepatan maksimum modem broadband anda (3Mbps / 7Mbps / 21Mbps) …

    Pake SSH Injector, Proxifier, Simple Route, dll, kecepatan bandwith bisa melampaui limit dari ISP …

    [Balas]



    Istanto Adi Nugroho berkata:
    Pada January 6th, 2014 jam 2:09 AM


    bodoh

    [Balas]


  2. untung berkata:

    Pada December 23rd, 2014 Jam 9:54 PM

    aku orang awam gan,,aku bicara gak berdasar teori ato pemhaman koneksi,,,
    tp aku udah buktikan speed net telkomsel dr 1mbps dengan sedikit utak-atik bisa naek jd 2,5-3mbps,,,

    so kalem aja,lbh baek ngerasa bloon drpd ngerasa sok pinter bang,mksh :),sekedar saran banyak2 berdoa sambil belajar lagi aja bang biar tuh otak bisa sedikti lbh kenceng 🙂

    [Balas]

Berikan Komentar

[+] yoyocici emoticons Istanto Personal Blog