Mari Belajar PHP Part 3 Final

Pada Friday, 22 July, 2011 Jam 21:40 Di Tulis Oleh Istanto Adi Nugroho
Artikel dalam kategori Iseng, Ngawur, Pribadi, Serius, Tutorial

BACA ARTIKEL INI DALAM FORMAT AMP Mari Belajar PHP Part 3 Final

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

PHP looping

Digunakan untuk pengulangan proses(loop) dengan logika.

FOR

Syntax:

for (awal; kondisi; pengulangan)
{
kode eksekusi;
}

Contoh:

<?php
for ($i=1; $i<=5; $i++)
{
echo “Nomor adalah ” . $i . “<br />”;
}
?>

Hasil output:

Nomor adalah 1
Nomor adalah 2
Nomor adalah 3
Nomor adalah 4
Nomor adalah 5

FOREACH

Foreach loop digunakan untuk loop didalam array.

Syntax:

foreach ($array as $value)
{
kode eksekusi;
}

Contoh:

<?php
$x=array(“satu”,”dua”,”tiga”);
foreach ($x as $value)
{
echo $value . “<br />”;
}
?>

Hasil output:

satu
dua
tiga

PHP function

Kekuatan utama dari PHP adalah function, didalam PHP sendiri sudah tersedia kurang lebih 700 function yang siap digunakan. Bagaimana membuat function sendiri?

Syntax:

function NamaFunction()
{
kode eksekusi;
}

Contoh:

<?php
function writeName($fname)
{
echo $fname . ” Sutoro.<br />”;
}

echo “Nama saya “;
writeName(“Beni”);
echo “Nama adik saya “;
writeName(“Maria”);
echo “Nama kakak saya “;
writeName(“Dani”);
?>

Hasil output:

Nama saya Beni Sutoro
Nama adik saya Maria Sutoro
Nama kakak saya Dani Sutoro

PHP Date

Fungsinya adalah menampilkan tanggal atau waktu sesuai kebutuhan. Untuk referensi lengkapnya silahkan baca disini.

Contoh:

<?php
echo date(“Y/m/d”);
?>

Hasil output:

2011/07/22

PHP Include(), Require(), Require_once()

Fungsinya sebenarnya hampir sama seperti menggabungkan 2 atau lebih file kedalam 1 output. Contoh mudahnya saya punya file dengan nama monyet.php yang menghasilkan output “MONYET!” kemudian saya gabungkan dengan file kamu.php yang menghasilkan outpur “KAMU” hasilnya adalah “KAMU MONYET!”.

Contoh:

Isi file kamu.php

<?php
echo “KAMU”;
include(“monyet.php”);
?>

Isi file monyet.php

<?php
echo “MONYET!”;
?>

Hasil output :

KAMU MONYET!

Apa perbedaan include, require, dan require_once? include seperti bahasa aslinya diterjemahkan “termasuk”. Sedangkan require artinya dibutuhkan, untuk aplikasinya biasanya penggunaan fungsi require digunakan untuk pemanggilan koneksi database. Perbedaanya require dan require_once ialah require selalu melakukan proses pemanggilan berulang sedangkan require_once hanya memanggil 1(satu) kali.

PHP File

Fungsi fopen adalah fungsi membuka sebuah file kemudian file itu bisa kita manipulasi sesuai keinginan kita. Berikut mode fopen :

  • r baca saja. dimulai dari awal file
  • r+ baca/tulis. dimulai dari awal file
  • w tulis saja. buka dan bersihkan isi konten file; atau membuat file baru jika file tidak ditemukan
  • w+ baca/tulis. buka dan bersihkan isi konten file; atau membuat file baru jika file tidak ditemukan
  • a append. buka dan tulis pada bagian akhir file; atau membuat file baru jika file tidak ditemukan
  • a+ baca/append. baca dan append isi file content; tulis pada bagian paling akhir dari file
  • x baca saja. membuat file baru jika file tidak ditemukan. output error dan FALSE file tidak ditemukan
  • x+ baca/tulis. membuat file baru jika file tidak ditemukan. output error dan FALSE file sudah ada terlebih dahulu

Contoh:

Kondisi saat file tidak ditemukan, output akan memberikan pesan peringatan.

<?php
$file=fopen(“iseng.txt”,”r”) or exit(“Tidak bisa membuka file!”);
?>

Sekian dulu 😀 Meskipun tidak jelas dan tidak lengkap 100% (apalagi yang berhubungan dengan database hehehe..) inilah beberapa dasar-dasar dari pemrograman PHP, untuk lebih jelasnya silahkan mencari referensi dan belajar langsung, biasanya jika langsung dicoba otak kita bisa menerima logika. Referensi bisa berupa buku atau tutorial bebas di Internet. Salam GoBlog! :m039

Kata Kunci Terkait:

Kamu boleh memberikan komentar, atau melakukan trackback dari blog kamu.
    Digg Del.icio.us StumbleUpon Reddit Twitter RSS

Berikan Komentar

[+] yoyocici emoticons Istanto Personal Blog