Malaysia Kambuh Lagi Penyakitnya, Penjajahan Ekonomi dan Kedaulatan

Pada Wednesday, 18 August, 2010 Jam 10:43 Di Tulis Oleh Istanto Adi Nugroho
Artikel dalam kategori Pribadi, Serius

BACA ARTIKEL INI DALAM FORMAT AMP Malaysia Kambuh Lagi Penyakitnya, Penjajahan Ekonomi dan Kedaulatan

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Meskipun sekarang dalam bulan Ramadhan, Malaysia kayaknya tidak mau ambil pusing, tetap saja penjajahan ekonomi dan kedaulatan dilakukan… Baru saja kemarin Indonesia merayakan hari kemerdekaan, pagi ini saya baca di beberapa forum dan portal berita kayaknya Malaysia kambuh lagi penyakitnya.

Kayaknya saya salah ketika kemarin mau menulis tentang penjajahan ekonomi dan kedaulatan di artikel Dirgahayu RI ke-65 yang menyinggung soal Malaysia, tidak jadi saya publish demi masalah sopan santun karena saya lihat beberapa pro-blogger tidak ada yang menulis dengan nada negatif. Tapi kayaknya ya begitulah, terpaksa demi membela harga diri Indonesia akan saya tuliskan saja… moga-moga saja saya selamat hehe.

Sudah berkali-kali hubungan RI-Malaysia memanas dan membara 😛 kasus pertama yang terjadi seingat saya adalah soal sipadan-ligitan, dilanjut dengan klaim kebudayaan sepihak, pelecehan lagu Indonesia Raya, klaim makanan sepihak (masih ingat sampai air kelapa di klaim?), masalah TKI dan lain-lain.

Yang terjadi kemarin ini juga tidak kalah seru, saya rasa pantas dibilang sebagai penjajahan kedaulatan (Merdeka kok masih dijajah?) kejadiannya kurang lebih begini dalam bahasa santai:

Ada 7 nelayan malaysia yang sedang mencuri ikan diperairan Indonesia, ketahuan, lalu ada petugas dinas kelautan dan perikanan Indonesia hendak menangkap ke-7 nelayan pencuri ini, tidak berselang lama datanglah patroli polisi air Malaysia (kejadian ini terjadi di-perairan Indonesia) langsung tanpa basa-basi mengeluarkan tembakan peluru suar dan MENYANDERA 3 awak petugas dinas kelautan dan perikanan Indonesia dan menggiring kapal-kapal nelayan pencuri itu menuju ke arah Johor (Malaysia).

Apa yang bisa kita pelajari dari kasus diatas? Saya sempat menyinggung kemerdekaan kita itu kemerdekaan yang belum sempurna. Ya, memang kita merdeka dari penjajah yang tampak kasat-mata namun penjajahan ekonomi dan kedaulatan mengancam NKRI. Kalimat itu saya sempat tuliskan kemarin di artikel Dirgahayu RI ke-65.

Berbahayakan penjajahan ekonomi? jawaban mudahnya SANGAT, apalagi untuk generasi penerus dimasa depan. Saat ini Indonesia memang masih dijajah melalui penjajahan ekonomi, seperti yang kita ketahui sendiri nilai mata uang Rupiah itu lemah, Perekonomian kita meskipun terlihat digrafik meningkat tapi dalam kenyataannya perekonomian kita ini menurut saya masih stagnan. Apakah kita dijajah oleh Malaysia melalui penjajahan ekonomi? Saya rasa sih memang IYA! bahkan bukan hanya Malaysia saja masih banyak negara lain yang menjajah perekonomian Indonesia. Mengingat Malaysia adalah negara persemakmuran peliharaan Inggris raya maka perekonomian Malaysia pastinya lebih sehat di banding Indonesia. bukti yang paling mudah kita temukan banyak sekali orang Malaysia menghina TKI karena bagi mereka kita ini hanya pengemis yang mengais rejeki dinegara mereka lalu mereka mengganggap TKI (Indonesia) adalah orang susah… ini masuk dalam penjajahan ekonomi kalau tidak dibereskan ya risiko tanggung sendiri.

Penjajahan kedaulatan, bukan hanya wilayah perbatasan yang diributkan bahkan sampai budaya, makanan diklaim sepihak? YA inilah yang namanya penjajahan kedaulatan kalau perkara ini saya yakin kok si merah merah itu… red: Megawati pasti bertindak keras karena bagi mega kedaulatan itu mungkin sebuah harga mati! tapi kok yang sekarang memble…?

Berbahayakah Malaysia bagi Indonesia? jawaban ini rasanya bisa saya katakan “YA BERBAHAYA” karena bersifat mengancam. Survey yang dilakukan sekitar setahun/dua tahun yang lalu (saya lupa namanya tapi masih ingat hasilnya) koresponden muda sebanyak 90% memilih Malaysia sebagai ancaman serius bagi NKRI, sisanya beberapa kecil Australia dan negara lain. Dari hasil survey ini sebenarnya sudah bisa ditebak masyarakat itu resah dan tau ada sesuatu yang tidak beres dengan Malaysia. Tapi sayang, pemimpin kita kok memble… ayo dong pak berikan sedikit saja sentilan kalau tidak mau perang terbuka bapak pasti marah kan kalau dihina harga-dirinya? kalau ini bukan dihina pribadi lagi tapi sudah seluruh Indonesia dihina… yuk kita lihat kelanjutannya.

SERUMPUN? KELAUT AJA SONO MAKAN HIU… ingat puasa nggak boleh marah-marah 😀

Kata Kunci Terkait:

Kamu boleh memberikan komentar, atau melakukan trackback dari blog kamu.
    Digg Del.icio.us StumbleUpon Reddit Twitter RSS

4 Komentar pada artikel “Malaysia Kambuh Lagi Penyakitnya, Penjajahan Ekonomi dan Kedaulatan”

  1. panah buduh berkata:

    Pada August 28th, 2010 Jam 11:47 AM

    sejarah indonesia yg aku dpt dr sklh katanya bisa merdeka dengan senjata bambu runcing. betapa bangga saya dg sejarah itu krn beraninya bangsa kita. tapi saat ini negara di injak2 negara lain kok diam? apa benar mengenai bambu runcing itu. jadi ragu. jangan2 hanya kibulan belaka. dan kemerdekaan hanya pemberian penjajah saja, krn dilihat skrg negara kita tdk mengerti dan tdk bisa mempertahankan kemerdekaan yg katanya direbut dg senjata bambu runcing itu. buktikan negaraku agar sejarah yg aku dpt di sklh itu terbukti benar.

    apa negarai ini membiarkan harga dirinya terinjak karena malaysia mampu menyediakan lapangan pekerjaan untuk TKI pada bidang PEMBANTU RUMAH TANGGA dan BURUH? sehingga dibiarkan saja. Pada saat indonesia di sebut dengan Macan Asia tidak ada yang semena2 spt itu. skrg kemana sebutan itu? sedih negaraku di perlakukan spt ini.

    [Balas]

  2. irwan berkata:

    Pada August 29th, 2010 Jam 7:45 PM

    No Coment

    [Balas]

  3. hiidayyat berkata:

    Pada September 2nd, 2010 Jam 4:27 AM

    Malaysia sudah mrnjajah anak-anak indo melalui upin dan ipin betul betul betul

    [Balas]

  4. Abimanyu berkata:

    Pada September 7th, 2010 Jam 11:51 AM

    Klo kembali ke joedoelnya Malaysia Kambuh lagi dari Penyakitnya emang pantas sich sebab kepanjangan dari MALAYSIA : Manusia Laknat Yang Selalu Ingkar Asalnya.
    Mengapa sy katakan demikian karena mereka mengaku kita serumpun, itu dikatakan bila mereka sudah melihat kita warga RI marah, klo sdh tdk marah harga diri kita di injak2 lagi.
    Memang betul2 penghiatan.
    Dalam ajaran islam sendiri Allah SWT akan melaknat manusia yang memutuskan tali silaturahmi dan kedua Tidak amanah alias PANGHIANAT. Jd mereka itu keturunan orang Yahudi bukan Melayu, setuju…..

    [Balas]

Berikan Komentar

[+] yoyocici emoticons Istanto Personal Blog