Panduan Pengurusan SIM

Pada Wednesday, 5 May, 2010 Jam 13:45 Di Tulis Oleh Istanto Adi Nugroho
Artikel dalam kategori Cerita, dodol, Iseng, Pribadi, Tutorial
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (4 votes, average: 2.50 out of 5)
Loading ... Loading ...

Hehehe sebenarnya SIM (surat ijin mengemudi) saya ini sudah mati 7 bulan yang lalu tapi hari ini baru diperpanjang. Bukannya nggak ada uang atau nggak ada waktu tapi memang penyakit malas ini yang bikin pengurusan SIM jadi molor terus :P berhubung makin nggak enak kalau di jalan was-was ya sudah di urus sajalah… gendut menyarankan untuk menulis panduan di blog ini tentang pengurusan SIM.

Yang pertama harus di ketahui bahwa untuk perpanjangan SIM yang sudah mati/kadaluarsa ada aturannya yaitu:

  • Pasal 224 ayat (1) PP No 44 Th 1993 Surat Ijin mengemudi sebagaimana dimaksud dalam pasal 214 dapat diperpanjang tanpa keharusan mengikuti ujian sebagaimana dimaksud dalam pasal 219 dan 220.
  • Pasal 224 ( 3) PP No. 44 Th 1993 Apabila surat ijin mengemudi telah habis masa berlakunya lebih dari 1 ( satu ) tahun, pemohon wajib mengikuti ujian teori dan praktek sebagaimana dimaksud dalam pasal 219 dan 220 surat Dirlantas Babinkam Polri No. Pol : ST / 49 / V / 2006 tanggal 23 Mei 2006 tentang uji klinik pengemudi kendaraan bermotor.

Dari 2 aturan itu maka bisa di ambil kesimpulan “SIM yang sudah kadaluarsa namun belum melebihi 1 tahun maka dapat di perpanjang tanpa ikut ujian/tes (dalam kasus saya tanpa denda 1 rupiah pun), sedangkan SIM yang sudah kadaluarsa melebihi 1 tahun di WAJIB kan untuk mengajukan permohonan SIM baru dan WAJIB mengikuti ujian/tes“.

[to_like]

Pengurusan SIM sekarang sama jaman purba dulu memang berbeda 180 derajat, sudah jauh lebih bagus sekarang tapi tetap masih juga saya rasakan ada sedikit kebingungan terutama prosedur ketika berada di loket setelah itu kemana dan kemana. Calo sudah benar-benar tidak ada mukanya hehehe.. hari ini saya ke kantor polisi biasanya habis parkir langsung di tanya sama calo “mau perpanjang apa bikin baru?” hari ini nggak ada sama sekali yang kayak gitu, berarti masalah calo sudah agak beres lah… tapi tetap saja ada nilai kurangnya yaitu kurang jelas :P Contohnya ketika pura-pura bertanya (padahal aslinya sudah tau cuma untuk memastikan saja) kepada salah satu anggota polisi di kantor (waktu itu ada 2 orang) “pak kalau sim 7 bulan sudah expired apa boleh di perpanjang? apa kena denda?” bapak yang satunya ketawa bin bingung cengar-cengir (muka korup!) bapak yang satunya langsung jawab dengan tegas “masih boleh di perpanjang” (sukur deh masih ada polisi yang baik).

langsung saja deh ini prosedurnya tidak di khususkan untuk warga kota malang saja, saya rasa semua kota hampir mirip prosedurnya.

1. Siapkan KTP yang masih berlaku dan SIM lama. Fotokopi 2 kali, Sim 2x KTP 2x.

2. Ke tempat pengecekan kesehatan (kalau bingung boleh tanya) sampai disana kalau masih bingung juga boleh bertanya. Serahkan 1x fotokopi KTP dan SIM nanti di kasi formulir yang harus di isi. Setelah itu biasanya di suruh tunggu sampai di panggil, Tes-nya hanya cek tensi darah, cek penglihatan contohnya melihat huruf-huruf dari besar sampai kecil, lalu cek buta warna. Setelah selesai akan di berikan surat keterangan sehat (bayar sekitar 15.000-20.000).

CATATAN: BOLEH MELAKUKAN PENGECEKAN KESEHATAN DIMANA SAJA, TIDAK DI HARUSKAN DI TEMPAT YANG DI SEDIAKAN POLISI.

3. Setelah keluar dari tempat pengecekan kesehatan biasanya akan langsung di suruh ke loket 1, nah disini ini yang masih “agak nakal” kayaknya… ketika keluar itu saya mau langsung ke loket 1 tapi kayaknya ibu-ibu bagian asuransi ini seperti mencegah (gendut juga suruh ke ibu itu hehehe) di bagian ini tanpa penjelasan langsung saja di minta fotokopi 1x KTP dan SIM ternyata ini adalah asuransi yang sebenarnya OPTIONAL tidak wajib sebenarnya membayar 30.000 untuk asuransi tapi karena petugasnya tidak menjelaskan maka disini ini yang saya bilang bagian “agak nakal”.

CATATAN: TANPA MEMBAYAR ASURANSI PUN SIM ANDA AKAN DI PROSES JADI INI ADALAH PILIHAN BOLEH IYA BOLEH TIDAK.

4. Menuju loket 1 serahkan surat keterangan kesehatan nanti akan di berikan sebuah resi untuk pembayaran di bank BRI terdekat (biasanya di kantor polisi sudah siap) silahkan bayar sesuai permohonan anda, SIM baru 75.000 perpanjangan SIM 60.000.

5. Kembali ke loket 1 serahkan resi bukti pembayaran, nantinya akan di berikan formulir untuk di isi.

6. Setelah formulir dari loket 1 di isi menujulah ke loket 2… di situ serahkan formulir yang sudah di isi tadi bersama dengan SIM lama. Nanti anda akan di berikan sebuah MAP dengan formulir-formulir lalu nomor urut.

7. Langkah ini hanya khusus untuk pengajuan sim baru yaitu menuju loket 3 untuk ujian tes tulis dan ujian praktek.

8. Menuju ke loket 4 serahkan map yang berisi formulir-formulir tadi, lalu serahkan nomor urut ke juru foto yang ada. Setelah itu langsung letakkan jari anda di alat sidik jari (kiri+kanan) lalu tanda tangan setelah itu foto. Setelah selesai nantinya anda akan diberikan kembali nomor urut dan disuruh menuju loket 5.

9. Loket 5 serahkan nomor urut lalu isi buku absen, setelah itu SIM sudah bisa langsung di ambil.

10. Selesai, boleh ngebut-ngebutan di jalan hehehehe…

Total biaya yang di keluarkan adalah 20.000+30.000+60.000 = 110.000 kalau tanpa asuransi sebenarnya hanya 80.000 (saya dengar lewat calo katanya berkisar antara 250.000 sampai 350.000 mahal banget..) mudah kan? cepat kok sebenarnya kalau sudah tau jalurnya, paling tidak butuh 30 menit sampai 1 jam untuk pengurusan SIM ini tapi kalau ngantri ya nggak tau deh berapa lama.. yang menjengkelkan itu ternyata pengurusan SIM tutup jam 12 siang jadi yang kerja di kantor mungkin kesulitan mengurus…

[/to_like]

Kata Kunci Terkait:

Kamu boleh memberikan komentar, atau melakukan trackback dari blog kamu.
    Digg Del.icio.us StumbleUpon Reddit Twitter RSS

14 Komentar pada artikel “Panduan Pengurusan SIM”

  1. beautiful sexy models berkata:

    Pada May 7th, 2010 Jam 6:51 PM

    owhh gitu cara bikin sim

    [Balas]

  2. danny berkata:

    Pada June 3rd, 2010 Jam 8:33 PM

    nice info bos..
    maju terus.

    [Balas]

  3. samuel berkata:

    Pada June 30th, 2010 Jam 11:09 AM

    jadi kena denda tidak?
    saiia tanya di di SIM corner di Mall Taman Pelm kok, katanya kena denda Rp.230.000
    apa ini masuk polis nakal????

    thanks atas infonya

    [Balas]



    Istanto Adi Nugroho berkata:
    Pada June 30th, 2010 jam 1:03 PM


    Tidak ada denda 1 rupiah pun selama dalam jangka waktu SIM mati belum melewati batas 365 hari. SIM corner tidak punya hak untuk memperpanjang surat ijin mengemudi (SIM) yang sudah mati. Jadi kemungkinannya (pada kasus anda) YA, memang itu oknum nakal. Silahkan di laporkan kalau anda mau ke kantor polisi terdekat.

    [Balas]


  4. samuel berkata:

    Pada June 30th, 2010 Jam 7:53 PM

    saiia dapat lagi info hari ini dr forum klo skr perpanjang SIM harus sebelum habis masa berlaku.
    jika telat maka harus bikin baru lagi. (info yg di dapat dr koran dan berita di televisi)

    mohon konfirmasinya pak istanto…..

    [Balas]

  5. istanto berkata:

    Pada June 30th, 2010 Jam 8:04 PM

    kurang tau ya kalau sudah ada lagi aturan baru, perpanjangan sim saya ini dengan aturan kalau terlambat sebelum lewat 1 tahun tanpa denda itu pada bulan mei 2010 rasanya belum terlalu lama sekarang kan baru mau masuk awal juli 2010, masa aturan berubah cepat sekali tanpa sosialisasi. coba di konfirmasi saja langsung ke kantor polisi terdekat atau mungkin bisa lewat telepon. OH ya sekalian mengingatkan lagi SIM corner itu tidak mempunyai otoritas untuk membuat sim baru/memperpanjang sim lama yang sudah kadaluarsa, kalau boleh dan biayanya mahal ya jelas itu masuk kantong pribadi. Mungkin di forum itu maksudnya memang SIM itu SEBAIKNYA harus di perpanjang sebelum kadaluarsa, namun apabila sudah kadaluarsa tapi belum lebih dari 1 tahun masih boleh di perpanjang tanpa perlu ujian+denda.

    [Balas]

  6. samuel berkata:

    Pada July 1st, 2010 Jam 10:39 AM

    ok pak,

    terimakasih atas konfirmasinya….

    [Balas]

  7. newbie berkata:

    Pada July 25th, 2010 Jam 9:17 PM

    rabu ini sy musti ujian teori ulang, klo sy g bs dtg, ms bs ujian di har-hari berikutnya g? byar lg g y? maklum di samsat, klo baru pertama bikin sim biasanya digagalin

    [Balas]



    Istanto Adi Nugroho berkata:
    Pada July 26th, 2010 jam 10:02 AM


    kurang tau

    [Balas]


  8. egita berkata:

    Pada August 19th, 2010 Jam 4:43 AM

    Pak, bs bantu informasinya .. SIM saya dari Malang udah mati dari bulan april. Skrg sayua domisili di Jakarta, kalo ngurus di Jakarta berarti ngurus baru lagi ato bisa perpanjang aja .. Kena denda ga ya ? Makasih Pak.

    [Balas]

  9. tjahaju berkata:

    Pada December 18th, 2010 Jam 12:23 PM

    wah thx info-nya… lgi googling mo perpanjang SIM, rencana mo pulang ke malang buat perpanjang. tapi ada perpanjang SIM online juga, jadi mo coba2 dua-dua nya dlu :p

    [Balas]

  10. amandahutabarat berkata:

    Pada February 24th, 2011 Jam 7:57 PM

    saya stuju dngan sran anda,tpi knapa klau pngurusan sim yg jdi clonya justru orang dalam itu sendiri,klau kta ngurus sendiri,selalu di bakangin,dan seakan kta tdak di acuhkan oleh mereka….tlong di bri komentarnya,,,,,trimakasih,,,,,,wassalam………….

    [Balas]



    Istanto Adi Nugroho berkata:
    Pada March 6th, 2011 jam 3:54 PM


    laporkan saja ke kotak saran atau surat pembaca kalau ada bukti

    [Balas]


  11. Puji utomo berkata:

    Pada December 17th, 2012 Jam 10:26 AM

    bagaimana solusinya permohonan sim jika ktp sudah tidak berlaku

    [Balas]

Berikan Komentar

[+] yoyocici emoticons