Membangun Jaringan HOTSPOT Seri 2

Pada Monday, 1 February, 2010 Jam 14:23 Di Tulis Oleh Istanto Adi Nugroho
Artikel dalam kategori Pribadi, Serius, Tutorial
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (6 votes, average: 0.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Artikel ini guna melanjuti dan memperbaiki segala bentuk kekurangan dan ketidak-jelasan dari artikel lama tentang membangun jaringan hotspot. Diharapkan setelah artikel ini tidak akan ada artikel tambahan lagi. Seperti sudah kita ketahui penjelasan basic jaringan hotspot dari seri pertama terkendala karena banyak ragamnya topologi jaringan sehingga menyulitkan beberapa pembaca yang semakin kebingungan bagaimana menerapkan pembangunan jaringan hotspot di dunia nyata.

Adapun peralatan dan syarat yang harus kita penuhi antara lain:

  1. Router/AP Wi-Fi (Referensi hardware bisa dilihat di http://www.alnect.net/product.php?/4/20/29/Networking/Wi-Fi_Connection/Wi-Fi_AP_&_Router/bylprice).
  2. Koneksi internet (Bisa dari beragam ISP yang tersedia di daerah masing-masing, bisa juga menggunakan provider GSM/CDMA)
  3. Sebuah PC sebagai server (Optional, khusus untuk Wi-Fi yang berbasis komersial/berbayar)
  4. Sedikit pengetahuan tentang jaringan.

[to_like]

Dalam artikel ini saya akan memberikan penjelasan secukupnya tentang membangun jaringan wi-fi di jaringan warnet yang sudah tersedia sebelumnya. Topologi ini bisa di adopsi untuk semua jenis topologi jaringan tergantung kebutuhan dan kegunaannya. Jadi kalau ada yang bilang dengan mengikuti artikel ini akan menyulitkan dalam aplikasi orang tersebut adalah orang GOBLOG.

Kebetulan di warnet saya sudah tersedia jaringan LAN NETWORK yang melayani kebutuhan akses internet dengan media berbasis kabel. Karena perkembangan jaman sekarang jaringan model FIX ini sangat kurang kompeten sehingga mau tidak mau saya harus membangun jaringan hotspot TANPA merusak/mengganggu jaringan warnet yang sudah ada. Adapun topologi jaringannya adalah sebagai berikut:

Semoga paham tentang topologi di atas, sekarang akan kita mulai untuk membangun jaringan sebenarnya. Saya akan menjelaskan dengan sample IP sehingga kalau mau mengikuti harap mengikuti jaringan kalian sendiri.

Langkah pertama belilah salah satu peralatan untuk Router/AP wi-fi ini (kalau bisa di tempat referensi karena bagus pelayanannya). Langkah kedua asumsikan bahwa kalian telah mempunyai akses internet (dalam sample ini saya menggunakan telkomspeedy). Langkah ketiga aturlah jaringan kalian menurut topologi yang sesuai dengan jaringan masing-masing.

SAMPLE:

  1. Router/Modem saya menggunakan IP 192.168.1.1
  2. Router/AP Wi-fi Saya menggunakan IP 192.168.1.3 dengan gateway 192.168.2
  3. Server/Billing saya menggunakan 2 NIC yang pertama IP 192.168.1.2 dengan gateway 192.168.1.1, yang kedua IP 192.168.1.254 dengan gateway 192.168.1.1 (Asumsikan kedua NIC mempunyai akses internet karena untuk HotSpot berbasis komersial/berbayar membutuhkan sebuah gateway komputer sebagai pencatat billing, begitu juga untuk jaringan lan membutuhkan billing untuk warnet)
  4. Client 1 sampai dengan 10 menggunakan IP Static mulai dari 192.168.1.4 – 192.168.14 dengan gateway 192.168.1.1 (IP billing 192.168.1.254)
  5. Client A, PSP, dan Handphone menggunakan DHCP server dari IP 192.168.1.99 dengan range IP mulai dari 192.168.1.15 – 192.168.1.253 (IP billing 192.168.1.2)

Langkah keempat, setelah jaringan kalian asumsikan benar dan berfungsi  dengan benar sebenarnya jaringan HotSpot dan warnet sudah siap. Tinggal kalian melakukan setting DHCP server di router/AP Wi-Fi contohnya seperti ini:

SAMPLE:

Gambar di atas di asumsikan DHCP server akan memberikan IP secara otomatis jika ada client yang terhubung dari range 192.168.1.100 – 192.168.1.199 Setingan gateway dan DNS sebenarnya bisa saja di kosongkan tapi kalau ada yang terkendala dengan koneksi internet setelah terhubung coba di sesuaikan dengan setting jaringan masing-masing.

Langkah kelima hotspot kalian sudah siap untuk digunakan oleh orang umum.

Untuk yang menginginkan keamanan lebih bisa mencoba menerapkan teknik firewall yang ada, defaultnya router/AP wi-fi yang saya beli kemarin sudah menyediakan fasilitas keamanan yang baik seperti contohnya proteksi IP, proteksi MAC, dan manajemen block domain. Meskipun tidak 100% aman dengan menggunakan fasilitas ini keamanan hotspot akan lebih satu tingkat di atas hotspot yang terbuka untuk umum.

Untuk yang ingin lebih aman lagi di atas satu tingkat bisa menerapkan wireless security menggunakan WPA-PSK atau WPA2-PSK, setting ini akan menyebabkan client yang ingin terhubung ke hotspot harus memasukkan password. bisa juga menggunakan MAC filter, atau fasilitas binding IP/MAC.

Khusus untuk hotspot komersial/berbayar ada baiknya kita membuka sampai lebih dalam lagi tentang billing. Untuk billing warnet mungkin tidak akan menemui kendala karena saya yakin sudah paham rata-rata. Khusus untuk billing HotSpot ini karena program-nya masih terbatas akan saya coba jelaskan dengan billing Antamedia HotSpot.

Topologi jaringan yang di anjurkan Antamedia HotSpot ada 3 yaitu bisa kalian lihat sendiri di Topologi 1, Topologi 2, dan Topologi 3. Semua topologi memiliki kelebihan dan kekurangan serta banyaknya jumlah client yang bisa di layani jadi sebaiknya kalian baca dan pahami dengan benar sebelum membangun toplogi.

Dalam SAMPLE nyata penggunaan topologi saya di atas jaringan saya mampu melayani kurang lebih 150 client. Seting billing Antamedia terbilang cukup mudah saya menggunakan NIC 192.168.1.2 sebagai gateway HotSpot. Dalam percobaan dalam realita nyata saya tidak menemui kendala berarti, kedua jaringan saling berhubungan dan berfungsi dengan baik.

Dalam percobaan biling ternyata saya menemukan ada sedikit bug/error dari billing antamedia ini sebenarnya tidak terlalu mengganggu, tapi rasanya tidak etis kalau saya bocorkan ke orang umum karena bisa merugikan banyak pihak terutama pihak penjual akses. Billing antamedia akan langsung melakukan redirection apabila user yang terhubung ke dalam jaringan mencoba mengakses internet.

Kalau seandainya apabila ada yang mengalami kesulitan dalam pembangunan jaringan HotSpot + Warnet + Billing saya bersedia membantu setup jaringan kecil dengan biaya Rp 5.000.000 khusus untuk jaringan besar Office/Mall/Universitas biayanya Rp 30.000.000 (bukan promosi, ilmu itu mahal).

Semoga artikel ini memberikan pencerahan, kalau masih nggak mengerti memang kalian GOBLOG!

*ARTIKEL INI TIDAK MENUTUP KEMUNGKINAN MASIH AKAN DI EDIT.

[/to_like]

Kata Kunci Terkait:

Kamu boleh memberikan komentar, atau melakukan trackback dari blog kamu.
    Digg Del.icio.us StumbleUpon Reddit Twitter RSS

35 Komentar pada artikel “Membangun Jaringan HOTSPOT Seri 2”

  1. jesica berkata:

    Pada February 7th, 2010 Jam 9:39 AM

    artikel ini bagus sekali :)

    [Balas]

  2. Rizal berkata:

    Pada February 9th, 2010 Jam 9:05 PM

    thank info ya..lumayan buat newbie kayak aq belajar :D

    [Balas]

  3. Arga Dian Utama berkata:

    Pada February 16th, 2010 Jam 2:03 PM

    makasih bbaaaaanyyyaaaakkkkkkk…..!!!!

    [Balas]

  4. oik berkata:

    Pada February 18th, 2010 Jam 3:48 PM

    kalau saya hanya pakai 1 router yang befungsi untuk modem juga bisa tidak ya..

    [Balas]

  5. istanto berkata:

    Pada February 18th, 2010 Jam 4:13 PM

    @oik: maksud kamu modem yang jadi 1 langsung adsl+wifi itu ya? hmmm kalau nggak di tambah pc server kayaknya nanti terkendala billing deh… secara kan model billing antamedia ini HARUS di install di gateway sedangkan gateway kamu itu modem+wifi. Kalau nggak perlu billing untuk hotspot sih nggak masalah. Topologi-nya bisa kalau begini…. modem+wifi -> pc server -> modem+wifi (Pakai 2 NIC) kamu buat gatewaynya wifi ke pc server, dari pc server itu kamu balikkan lagi ke gateway-nya modem, kalau suka error/klien wifi nggak bisa akses internet kamu pakai saja winroute.

    [Balas]

  6. rangga berkata:

    Pada February 20th, 2010 Jam 3:20 PM

    om mo nanya kalo topology-nya seperti ini internet->mikrotik->hub->client, mau saya sebelum client ada untuk PC billing. apakah harus tetap menggunakan 2 NIC?

    [Balas]

  7. istanto berkata:

    Pada February 20th, 2010 Jam 4:10 PM

    @rangga: Kalau anda menggunakan 1 NIC saja sebenarnya bisa tapi nantinya bermasalah dalam jaringan internal client. Semua client anda ketika akan mengakses internet akan keluar login user dan password jadinya kan mengganggu (kalau pakai billing antamedia). Jadi topologi-nya kira-kira begini: internet -> mikrotik -> hub-> pc server (2 NIC 1 untuk ke jaringan lokal 1 untuk jaringan wi-fi) – client. Sedangkan untuk setting biling jika menggunakan antamedia gunakan IP yang untuk jaringan wi-fi sebagai gateway, kalau kesulitan akses internet bisa menggunakan winroute dengan asumsi konfigurasi jaringan masing-masing.

    [Balas]

  8. istanto berkata:

    Pada March 1st, 2010 Jam 3:51 PM

    ada tambahan informasi yang ingin buat hotspot untuk daerah yang agak luas +-1-3 km bisa menambahkan external antena omni karena kebanyakan antena asli dari ap kurang kuat.

    [Balas]

  9. kiky berkata:

    Pada April 10th, 2010 Jam 2:32 PM

    kl pake topologi di atas dr modem ke AP router itu nancap ke port wan AP ya mas?bukan ke port lan Ap?

    [Balas]

  10. AYEAD berkata:

    Pada April 19th, 2010 Jam 7:50 PM

    IJIN KOPAS KE BLOGNYA AKU YA BRO.. MENUHIN TUgas kuliah…

    [Balas]

  11. Sebastian berkata:

    Pada June 3rd, 2010 Jam 11:04 AM

    Anda lucu…:)

    [Balas]

  12. sely berkata:

    Pada September 6th, 2010 Jam 2:04 AM

    ijin bang, antamedia hotspot tuh bener2 free or ga sih. lumayan muaahal hargane. sementra modal masih cekak. lo pake mikrotik ke nya belum saatnya, karna rekan belum siap. trus penasaran ama bug dari antamedia. apa bisa mudah di hack bang …. semacam injection.

    [Balas]

  13. agi berkata:

    Pada September 8th, 2010 Jam 10:10 PM

    om kalo pake dua biling bisa gak???misal satu yang lan pake indobilling satuna lagi buat hotspot pake antamedia hotspot??

    [Balas]



    Istanto Adi Nugroho berkata:
    Pada September 9th, 2010 jam 1:39 AM


    bisa, indobilling port 3128 antamedia hotspot port 80.

    [Balas]


  14. sely berkata:

    Pada November 15th, 2010 Jam 4:39 PM

    bang Antamedia hotspot aman dari netcut gaaaa. ini kali yah yg dimaksud bud dari Antamedia. belum ada yang bisa kebal dari NetCut. Alhasil percuma aja pake biling hotspot. makasih bang .. ta tunggu share private di email. thks

    [Balas]

  15. Hermanto berkata:

    Pada January 11th, 2011 Jam 12:50 PM

    Congkak benar neeh yang nulis artikel pake kata GOBLOG…!!

    dan tidaklah kamu diberikan ilmu kecuali sedikit…

    [Balas]

  16. Bajingan berkata:

    Pada January 19th, 2011 Jam 4:27 PM

    Emang GOBLOK, AMAT SANGAT GOBLOK BANGET jika tetep gak ngerti…
    The best article (aplause)

    [Balas]

  17. koes berkata:

    Pada May 24th, 2011 Jam 12:52 PM

    Klo bro bilang ilmu itu mahal, memang sangat mahal,tapi perlu bro ketahui sebaik2nya orang adalah orang yg mengamalkan ilmu apalagi ilmu itu bermanfaat bagi banyak orang,klo gak mau share buat apa bikin blog segala…

    [Balas]



    Istanto Adi Nugroho berkata:
    Pada May 24th, 2011 jam 3:50 PM


    ini yang salah kaprah… blog itu fungsinya bukan hanya untuk berbagi

    [Balas]


  18. User berkata:

    Pada June 22nd, 2011 Jam 4:47 PM

    Wah…dari atas bagus gan artikelnya…. giliran ampe bawah waduh jadi kecewa ni liat kata “GOBLOK” itu lohh…..
    Kalo banyak yng ilmunya cetek mungkin bisa di’Goblok2kin ya?
    mungkin lebih sopan sedikit x yach gan….

    [Balas]

  19. ummy's comp berkata:

    Pada September 22nd, 2011 Jam 10:01 AM

    nice tips mas panduannya, gamblang sekali. nggak takut dicopas mas? maturnuhun he he he

    [Balas]



    Istanto Adi Nugroho berkata:
    Pada September 23rd, 2011 jam 7:03 AM


    sudah sering di copas kok biarin aja tuhan yang bales haha

    [Balas]


  20. HIP - HOP ONLINE berkata:

    Pada October 8th, 2011 Jam 1:16 PM

    MANTAP NIH TAPI Q SEKARANG LAGI COBA YANG ICS N KELEMAHANNYA GATEWAY TIDAK BISA AUTO ……….. GMN YA CARANYA BIAR BISA AUTO.
    tRUS CRA YANG DI ATAS SUDAH DI COBA TETAPI TIDAK ADA LAPTOP KORBAN PAS WAKTU PENELITIAN. SEKARANG UDAH ADA N KARENA BURU2 JADI PAKE ICS DULU SEMENTARA DULU. BY THE WAY, TRIM’S BUAT INFONYA :)

    [Balas]

  21. ilham berkata:

    Pada October 29th, 2011 Jam 10:44 AM

    hai bro gimana carax koneksikan antar client dalam jaringan hospot

    [Balas]

  22. Ajeb berkata:

    Pada December 7th, 2011 Jam 4:34 PM

    Hati2 bicara mas, klo yg baca ilmunya masih cetek juga ga terima digituin. Apalagi yg lg mantau diatas neeh…

    [Balas]

  23. Ratu Intan berkata:

    Pada January 5th, 2012 Jam 12:02 AM

    ilmu kamu baru se ujung kuku, dah sombong. billing aja pake antamadia. coba loe bikin sendiri. copas sana-sini. system loe, sangat gampang di blok. mati tu semua client.
    pemain baru, napain tanya2 pada org goblok.

    [Balas]



    Istanto Adi Nugroho berkata:
    Pada January 5th, 2012 jam 1:00 PM


    omong kosong haram hukumnya di blog ini he he

    [Balas]




    Istanto Adi Nugroho berkata:
    Pada January 5th, 2012 jam 1:01 PM


    kalau client lo semua pada kabur salahin dong otak lo yang gak mampu melayani, jualan tapi gak menguasai pasar sama saja seperti orang buta yang rebutan permen dengan orang sehat. lagian sudah gue tuliskan tidak semua pertanyaan bakal gue jawab emang lo gaji gue berapa? kalo nulis pakai otak jangan pakai pantat.

    [Balas]


  24. iin indriana berkata:

    Pada January 18th, 2012 Jam 1:38 PM

    Om om Ntu wat Lan pa Wan ??
    :D

    [Balas]



    Istanto Adi Nugroho berkata:
    Pada January 18th, 2012 jam 5:17 PM


    yang mana?

    [Balas]


  25. mierna berkata:

    Pada January 28th, 2012 Jam 7:25 PM

    meching nih, membantu sangat :)

    [Balas]

  26. santoso berkata:

    Pada February 17th, 2012 Jam 10:18 AM

    Kalau ada template login hotspotnya bagi dong gan.

    [Balas]

  27. ari berkata:

    Pada October 15th, 2012 Jam 8:23 PM

    kalo bertanya yang kita beli dalam membangun jaringan hotspot dengna bandwicth unlimite itu apa aja dan perkirakan harga berapa

    [Balas]

  28. Adjie berkata:

    Pada November 23rd, 2012 Jam 12:12 AM

    Ckckckckkck … Ambil Positif nya aja …
    Agan Istanto … Klu cuma (modem+wifi) & PC 1 LAN (server) alias tanpa mikrotik & LAN tambahan, billing wifi yang cocok apa ya ?¬†

    thanks

    [Balas]

  29. jay berkata:

    Pada October 1st, 2013 Jam 10:12 AM

    dari dulu sy banyak belajar dari blog mas…sy hanya bisa berterma kasih… semoga Tuhan membalas kebaikan anda

    [Balas]

Berikan Komentar

[+] yoyocici emoticons