Kanker Dan Tumor

Pada Friday, 30 October, 2009 Jam 20:13 Di Tulis Oleh Dahlia Wardhani
Artikel dalam kategori kesehatan, Pribadi

BACA ARTIKEL INI DALAM FORMAT AMP Kanker Dan Tumor

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Wah kalau dengar kata “kanker” kita pasti berpikir tentang penyakit yang jarang banget bisa sembuhnya. Mungkin kanker adalah penyakit yang sangat menakutkan selain penyakit patah hati he he he. Kanker sendiri adalah suatu pertumbuhan dari sel sel yang abnormal yang cenderung menginvasi (bahasa Indonesianya-nya menyerang) jaringan sekitarnya dan menyebar ke tempat-tempat jauh. Sebenarnya penyebab kanker salah satunya adalah berasal dari karsinogen. Karsinogen sendiri adalah zat warna tertentu, bahan pengawet, jamur aflatoxin (pada kacang tanah yang berjamur), nikotin (rokok, nah tuh para perokok hati-hati), nitrosamin (dalam daging yang diawetkan, nah para ibu-ibu hati hati membeli daging yaaa), radiasi ultraviolet, komponen asap rokok, hidrokarbon,dan asbestos.

Gejala gejala yang perlu diperhatikan untuk mendeteksi kanker secara dini adalah :

  1. Rasa sakit kronis atau nyeri pada organ yang terkena.
  2. Perubahan pada kebiasaan buang air kecil dan besar.
  3. Sakit tenggorokan yang tidak sembuh-sembuh.
  4. Perdarahan yang tidak biasa(misalnya muntah darah, bab darah) dan anemia.
  5. Gangguan pencernaan  atau kesulitan menelan.
  6. Perubahan pada kutil atau tahi lalat.
  7. Batuk yang membandel atau serak.
  8. Benjolan yang tidak bisa dijelaskan penyebabnya.
  9. Kehilangan berat badan dalam bentuk berkurangnya lemak atau protein.

Namun ini adalah gejala dari luar untuk lebih jelasnya kita bisa periksa ke rumah sakit atau dokter ahli untuk pemeriksaan yang lebih akurat.

Tapi ada perbedaan antara kanker dan tumor (benjolan). Karena hampir semua kanker membentuk benjolan tetapi tidak semua benjolan bersifat kanker karena sebagian besar bersifat jinak atau tidak berbahaya (tumor jinak). Pada tumor jinak atau benjolan biasanya yang paling khas adalah pertumbuhannya biasanya lambat, segi strukturnya biasanya sangat menyerupai jaringan asalnya, kerusakan jaringan minimal dan tidak menyebar (hanya tumbuh setempat) Sedangkan tumor ganas (kanker) kebalikan dari tumor jinak (benjolan) adalah pertumbuhannya sangat cepat, tidak menyerupai jaringan aslinya atau asalnya (bahasa kerennya ANAPLASIA), kerusakan jaringan maksimal karena infiltrasi dan metastasis (penyebaran secara ganas), kemampuannya untuk menyebar melampaui lokasi asal.

[to_like]

Sebenarnya penyebab kanker yang paling sering adalah makanan, sama hal dengan penyakit kencing manis, yang paling mungkin untuk menghindari  penyakit kanker adalah dengan mengontrol makanan kita sehari hari.

Hal yang kita harus perhatikan dalam mengontrol makanan kita adalah:

1. Zat pencegah kanker pada sayuran dan buah.

Sayuran yang kita ketahui mempunyai tinggi serat dan rendah lemak, tetapi juga banyak mengandung zat pencegah kanker. Karotenoid, pigmen yang memberi warna gelap pada buah dan sayuran hijau terbukti bisa membantu mencegah kanker. Betakarotein yang terdapat pada sayuran berwarna hijau tua dan jingga membantu mencegah kanker paru-paru, kanker ginjal, kanker mulut, kanker kerongkongan (esophagus), kanker pangkal tenggorokan (larynx) dan kanker payudara.

Dan sayuran seperti kol, brokoli, kale, kembang kol dan brussel sprout mengandung flavonoid dan indole yang juga bersifat anti kanker.  Sedangkan vitamin C yang terdapat di buah dan beberapa sayur juga bisa menurunkan resiko kanker kerongkongan dan kanker perut. Vitamin C mempunyai fungsi sebagai antioksidan yang menetralkan bahan kimia penyebab kanker yang terbentuk di dalam tubuh. Mineral selenium yang ditemukan di padi-padian juga memiliki efek antioksidan seperti halnya vitamin C dan vitamin E.

Nah jadi untuk mencegah kanker usahakan mengkonsumsi sayuran san buah minimal 5 porsi setiap hari.

2. Konsumsi makanan berserat.

Seorang dokter dari Inggris pada tahun 1970 pernah mengamati bahwa makanan yang kaya akan serat bisa mengurangi penyakit pada saluran pencernaan. Si dokter ini juga menemukan bahwa di negara negara yang penduduknya banyak mengkonsumsi makanan berserat, sedikit sekali ditemukan kasus kanker kolon (nama lain nya usus besar). Sedangkan hewani (tidak berserat) jumlah kanker kolon-nya malah tinggi.

Dan juga makanan yang kaya akan serat membantu mencegah mencegah kanker payudara, alasannya karena serta bisa mengikat hormon estrogen (hormon yang banyak terdapat di wanita)  dan membantu mengeluarkannya dari dalam tubuh. Dengan demikian, estrogen tidak kembali ke aliran darah, sehingga tidak menyebabkan peningkatan kadar estrogen di dalam tubuh. Kadar estrogen yang tinggi di dalam tubuh bisa meningkatkan risiko kanker payudara.

Serat banyak terdapat pada sayuran, buah, polong, kacang (sebangsa kacang hijau, merah, kedelai dan tempe), dan makanan pokok seperti beras serta gandum yang diproses minimal (whole grain). Pada umumnya, bahan pangan nabati yang masih alami dan tidak terlalu banyak diolah masih banyak mengandung serat.

Dianjurkan konsumsi serat antara 20 dan 30 gram perhari. Sebaiknya konsumsi serat bersumber dari makanan bukan dari suplemen.

3. Menurunkan konsumsi lemak.

Dalam sebuah penelitian bahwa konsumsi daging sapi atau babi sebanyak lima hingga enam kali seminggu dapat meningkatkan resiko terkena kanker. Sementara itu, dalam suatu penelitian dilaporkan bahwa konsumsi daging dan susu berhubungan dengan kejadian kanker prostat dan ovarium.  Wahhh saya harus diet nih he he he…

4. Hindari alkohol.

Minuman alkohol meningkatkan resiko kanker payudara, kanker mulut, kanker faring (pharinx, saluran antara rongga hidung, rongga mulut dan kerongkongan) dan kanker kerongkongan (esofagus). Kebisaan ini akan bertambah parah bila ditambahi dengan merokok. Karena akan meningkatkan resik kanker perut, kanker hati dan kanker usus besar (kolon)

5. Menghindari terlalu sering memasak makanan pada suhu yang tinggi.

Memasak makanan seperti daging atau ikan dengan cara menggoreng dengan panas tinggi bisa memunculkan zat zat yang bersifat karsinogen. Daging yang dibakar, dipanggang, diasap atau diberi bahan pengawet nitrit juga dapat membentuk zat karsinogen. Oleh karena itu lebih aman bila kita memasak dalam suhu yang lebih rendah misalkan dengan dikukus, direbus tau dimasak sekejap.

6. Membatasi camilan enak tapi tidak sehat.

Nah ini….. Terkadang kita tergoda mengkonsumsi camilan yang rasa enak namun tidak sehat seperti cake, permen, serta aneka desert yang umumnya terbuat dari lemak jenuh (krimnya). Kalau sulit menghindari (seperti saya hehehe) kita bisa makan dalam porsi kecil sambil meningkatkan konsumsi makanan yang sehat.

7. Mengurangi konsumsi kripik kentang dan kentang goreng.

Menurut penelitian, makanan yang kaya akan karbohidrat seperti kentang yang digoreng, akan merangsang terbentuknya senyawa pemicu kanker bernama akrilamida. Senyawa karsonigen pada kripik kentang atau kentang goreng ini jauh lebih banyak dibandingkan akrilamida yang terdapat pada makanan gorengan lain seperti daging, ikan, dan roti goreng.

Wah banyak banget ya pantangan makanan-nya untuk penderita kanker berarti saya harus diet besar besaran nih hehehe. Semoga info ini dapat bermanfaat untuk menjalani hidup sehat.

[/to_like]

Kata Kunci Terkait:

Kamu boleh memberikan komentar, atau melakukan trackback dari blog kamu.
    Digg Del.icio.us StumbleUpon Reddit Twitter RSS

6 Komentar pada artikel “Kanker Dan Tumor”

  1. cici lestrari berkata:

    Pada November 13th, 2009 Jam 12:53 PM

    jamgan pernah kita jauhin mereka

    [Balas]

  2. umar berkata:

    Pada December 30th, 2009 Jam 9:35 PM

    Berbagi info :
    Terdapat tumbuhan obat dari tanah Wamena Papua sarang semut… yah tumbuhan yang mampu melawan kanker & tumor, cara penggunaan dengan direbus dan diminum air nya. Silakan melihat foto dan artikel di FACEBOOK dng umarpapua@yahoo.com salam kenal.

    [Balas]

  3. tommi berkata:

    Pada February 11th, 2010 Jam 10:33 PM

    buk pak larangan a`p`1`

    [Balas]

  4. erna berkata:

    Pada May 30th, 2010 Jam 3:01 PM

    mau tanya saja,,kira-kira harus menuggu berapa hari untuk dapat melihat khasiatnya?
    terima kasih…..

    [Balas]

  5. Isabella berkata:

    Pada June 4th, 2010 Jam 6:45 PM

    thx bgt bt info-info_y.Beguna bnget bt aq

    [Balas]

  6. rina mariana berkata:

    Pada January 10th, 2011 Jam 11:10 AM

    saya ga pernah cek kedokter..
    tapi tanda tanda seperti kanker tu ada..
    sakit kepala,dll..
    Rambut dan bulu mata rontok apa dapat dijadikan sebagai gejala kanker ?
    mohon dijawab..

    terima kasih

    [Balas]

Berikan Komentar

[+] yoyocici emoticons Istanto Personal Blog