Virtual Host di XAMPP/LAMPP

Pada Friday, 9 October, 2009 Jam 12:42 Di Tulis Oleh Istanto Adi Nugroho
Artikel dalam kategori Pribadi, Serius

Karena semakin banyaknya permintaan materi referensi tentang virtual host ini saya mau coba menuliskan sedikit untuk memberi penjelasan kepada yang bertanya. Berawal dari tulisan saya tentang “Merubah PC rumah menjadi dedicated server/vps/web hosting dengan speedy” banyak pertanyaan yang menuntut penjelasan lebih detail, karena memang artikel itu hanya berisi garis besar yang mudah dipahami tapi bukan untuk di implementasikan pada kehidupan nyata.

Setelah kita menginstall XAMPP/LAMPP lalu mengarahkan domain kita ke IP publik kita lalu membuka port yang dibutuhkan, memang sebenarnya kita sudah siap untuk menjadikan sebuah komputer menjadi web server, dengan sedikit konfigurasi kita bisa melakukan banyak hal yang mungkin kurang diketahui oleh orang banyak.

[to_like]

Contoh mudahnya, Saya punya domain istanto.net, saya ingin membuat 3 virtual host dengan XAMPP/LAMPP tapi dengan tetap menggunakan 1 komputer maka apa yang harus saya lakukan? Jawabannya cukup dengan membuat virtual host masalah selesai.

virtual host

Misalnya saya ingin membuat virtual host id.istanto.net toko.istanto.net dan www.istanto.net bagaimana penulisan dalam virtual host?

<VirtualHost *:80>
ServerAdmin istanto@gmail.com
DocumentRoot /xampp/htdocs/www
ServerName www.istanto.net
ServerAlias www.istanto.net
</VirtualHost>

<VirtualHost *:80>
ServerAdmin istanto@gmail.com
DocumentRoot /xampp/htdocs/id
ServerName id.istanto.net
ServerAlias id.istanto.net
</VirtualHost>

<VirtualHost *:80>
ServerAdmin istanto@gmail.com
DocumentRoot /xampp/htdocs/toko
ServerName toko.istanto.net
ServerAlias toko.istanto.net
</VirtualHost>

Setelah selesai langsung saja restart apache dijamin langsung jadi. Kesalahan umum banyak terjadi pada penulisan ServerAlias, biasanya penulis menuliskan dengan contoh *.istanto.net sebenarnya virtual host ini hanya akan kembali merujuk ke www.* karena default domain adalah www jadi sebaiknya menulis dengan sangat spesifik dan sesuai kebutuhan. Sebenarnya masih banyak lagi variabel lainnya, silahkan kalian pelajari di website XAMPP atau di website APACHE.

CATATAN:

Untuk yang mencoba di pc lokal harap pahami karena kamu berada dalam 1 lingkup lokal maka kamu harus menuliskan pengenalan host lokal, untuk linux biasanya ada di bagian /etc/hosts (atau sejenis) untuk windows xp ada di %SYSTEMROOT%\windows\system32\drivers\etc\hosts.

[/to_like]

Kamu boleh memberikan komentar, atau melakukan trackback dari blog kamu.
    Digg Del.icio.us StumbleUpon Reddit Twitter RSS
pengertian virtual host, setting xampp intranet, dns xampp, virtual host lampp, seting domain (dns) di xampp, setting dns di xampp, ubah ip menjadi host, pengertian virtualhost, pengertian virtual directory, setting dns intranet xampp, penjelasan Virtual Host, virtual host id istanto, merubah domain xampp, jelaskan arti virtual host, akses intranet xampp, maksud xampp, membuat domain di intranet, multi virtual host xampp ip public, configurasi server dns pada xampp, cara buat virtual hosting menggunakan webserver lokal di ubuntu, cara buat virtual dns dengan xampp, membuat dns di xampp, cara buat ip public setelah install xampp, ganti dns xampp, membuat banyak vhost di lampp ubuntu, cara merubah vhost, membuat dns server dengan xampp, intranet dengan xampp, mengganti domain xampp, cara membuat virtual host xampp di vista, membuat multi domain di xampp, mengganti domain internet menggunakan xampp, cara setting vhost di windows, mengganti password di xampp, membuat domain lokal intranet, membuat domain lokal dengan xampp, dns server xampp, cara mengatur document root di xampp ubuntu, membangun hosting pada VPS windows server 2008 dan konfigurasi domain, merubah ip menjadi nama domain di xampp, konfigurasi virtual host xampp, akses xampp dari jaringan lokal, lampp virtualhost, lampp virtual host, membuat virtual server dengan win server 2003, membangun intranet dengan xampp, membangun intranet dengan windows xp, merubah IP menjadi domain di intranet, konfigurasi intranet windows, cara setting xampp jadi intranet, masalah virtual host xampp redirect ke xampp for linux, membangun intranet menggunakan xampp, merubah host pada xampp, mengubah dns pada xamp di windows 7, setting internet dengan xampp, setting up virtual hosts for xampp, pengertian virtual web server, virtual host in lampp, share xampp ke client, setting xampp di jaringan intranet dengan windows 7, setting konfigurasi pada xampp agar bisa di buka komputer lain, xampp setting register global, virtual host di akses lokal jaringan, virtual host istanto, virtual host setting in windows 7, virtual domain xampp linux, vhosts on xampp ubuntu, virtual host di xampp bisa koneksi internet dan jaringan lan, Virtual Host in xampp, virtual host, variabel global di xampp, ubuntu xampp virtual hosts, setting xampp windows dengan banyak domain, setting-domain-di-jaringan-server-lokal, settingan jaringan intranet di xampp, setup dns server xampp, share document root xampp windows ke ubuntu, share virtual host pada xampp di jaringan, xampp setting banyak variabel, speedy dengan banyak virtual domain, spesifik virtual host apache, step by step jaringan menggunakan xampp, supaya xampp bisa di akses di client, tentang virtual host, tutorial bind9 windows xampp, tutorial virtual host pada xampp agar bisa diakses dari jaringan, setting xampp menjadi websever pada jaringan internet, virtual host toko net, xampp biar bisa diakses client, xampp dapat diakses oleh lan, xampp di jaringan lan, xampp diakses dari client, xampp dns server, xampp index biar tidak bisa diakses, xampp jaringan lokal linux, xampp multi domain, xampp pada windows 7 tidak bisa diakses dari komputer lain, xampp setting global parameter, xampp untuk intranet, xampp untuk windows server 2008, xampp vhost ubuntu, xampp virtual host ip public, xampp virtual host linux, xampp agar website lokal bisa diakses oleh pc lain, xampp agar dapat di akses dari jaringan lokal, xampp agar bisa dibuka dengan komputer lain, virtual host xampp on windows server 2003, virtual host xampp windows server 2003, virtual server xampp speedy, virtualhost idistanto, virtualhost lampp ubuntu, virtualhost ubuntu dari folder windows, virtualhost xampp bisa di akses jaringan, virtualhost xampp ubuntu, webserver xampp tidak bisa diakses dari client, website pada jaringan server lokal menggunakan xammp, windows server 2008 xampp menjadi online, windows xp virtual host xampp bind, xammp for windows server 2003 vps, xamp gak bisa di akses dari client, xamp redirect DNS, xp password xampp, setting xampp konfigurasi intranet, pengaturan dns untuk virtual host ubuntu, pengertian xampp menurut artikel internet, penjelasan lampp, penjelasan virtualhost, perlu pasang xampp pada vps windows, redirect xampp windows, register dns name xampp, register global pada xampp, rubah ip menjadi host name in xampp, set dns server lokal xampp, seting acl pada xampp linux#, seting dns di xampp, seting dns server untuk xampp, seting ip xampp di rubah, seting xampp menjadi web server pada intranet, pengertian XAMPP beserta referensi, pengertian xampp, pengaturan DNS pada xampp ubuntu, pengaturan DNS xampp, pengaturan hak akses untuk xampp, pengertia virtual host, pengertiam virtual ip, pengertian dan cara install lampp, pengertian dari virtual host, pengertian dasar lampp, pengertian lampp, pengertian serveralias, pengertian tentang virtual host, pengertian tentang virtual host pada web server, pengertian virtual direktori, pengertian virtual host internet, pengertian virtual ip, seting xampp v 1 7 3 buat vhost, setting apache untuk intranet, setting register global di xampp for windows, setting server intranet menggunakan xampp di windows 7, setting vhost dengan bind windows, setting vhost dengan lan, setting vhost di windows xp, setting vhost untuk lan, Setting Virtual Host pada XAMPP di Windows, setting virtual port apache xampp, setting virtualhost xampp ubuntu, setting web intranet pakai xampp, setting web server lokal bind windows, setting web server pribadi ke global dengan domain pribadi, setting website di windows server 2003 dengan xampp, setting xampp agar bisa diakses komputer lain, setting on global register xampp, setting ns server di xampp, setting lampp virtual host, setting apache xampp multi domain vps, setting bind9 via webmin ubuntu 10 04 LTS#sclient=psy, setting DNS di xp menggunakan xammp, setting dns domain di xampp, setting dns pada xampp windows, setting dns untuk intranet apache, setting DNS xampp linux, setting dns xampp server, setting domain lokal di jaringan server lokal menggunakan xampp, setting domain xampp, setting intranet dengan xampp, setting intranet memakai xampp, setting intranet menggunaka xamp, setting intranet xampp, setting xampp agar web diakses dengan intranet, membuat virtual host yang dapat diakses jaring, membuat multi domain di ubuntu, membuat web intranet menggunakan xampp, membuat virtual host di apache xampp, membuat virtualhost di xampp bisa di akses komputer client, membuat website intranet dengan xampp, membuat virtual host di windows server 2008, membuat nama domain sendiri dengan xampp windows, membuat virtual host di windows 2003 server, membuat virtual host di bind windows, membuat virtual host di apache agar dapat di akses client

5 Komentar pada artikel “Virtual Host di XAMPP/LAMPP”

  1. ofigennoe.ru berkata:

    Pada October 9th, 2009 Jam 3:53 PM

    Splendid article . Will definitely copy it to my blog.Thanks.

    [Balas]

  2. Tobi berkata:

    Pada January 14th, 2010 Jam 8:46 PM

    Bos..
    ini artikelnya bagus..
    lebih bagus lg kalo ada step by stepnya…

    menarik neghh…
    mgkn aja kalo uda d tulisin step by step bkal bnyk yg ngerti…
    mkasih yahh..
    cuma saran doang…:D

    soalnya aq sndri pnasaran gmn caranya…

    [Balas]

  3. Ngising berkata:

    Pada January 17th, 2010 Jam 8:17 PM

    iya ,, berul sekali bro ,, klo ada step by step membuat vhost ditambah pengertian vhostnya ,
    maklum ,, inyong orang awam

    [Balas]

  4. vadil berkata:

    Pada October 10th, 2010 Jam 4:45 PM

    hmm, begitu ya caranya. Baru tahu saya. Oh ya, tapi bagaimana caranya kalau ingin membedakan tiap-tiap IP nya, tapi masih dalam satu komputer. terima kasih atas jawabannya

    [Balas]



    Istanto Adi Nugroho berkata:
    Pada October 10th, 2010 jam 11:44 PM


    Kalau misalnya anda punya banyak IP publik, anggap saja 3 yaitu: 123.123.123.1 , 123.123.123.2 dan 123.123.123.3 penulisannya di virtual host menjadi: dan setelahnya dikembangkan sendiri.

    [Balas]


Berikan Komentar

[+] yoyocici emoticons