Penjelasan Kenapa Indonesia Sering Gempa

Pada Thursday, 1 October, 2009 Jam 13:18 Di Tulis Oleh Istanto Adi Nugroho
Artikel dalam kategori Pribadi, Serius
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Sebenarnya saya sedikit marah dan jengkel sewaktu menulis artikel ini karena orang malaysia berulang-kali bukan hanya di-blog ini saja tapi juga di forum² bebas mengutuk gempa yang terjadi di Indonesia. Alasannya karena tuhan benci Indonesia? Apakah mereka ini tuhan sehingga mereka merasa tau keinginan tuhan? Sebenarnya akal pikiran ini salah kalau dilihat dari ilmu pengetahuan ini adalah gejala alam murni, mari kita cari tau dan pelajari mengapa di Indonesia sering terjadi gempa.

Perkataan bumi yang padat dan tenang sebenarnya salah, didalam bumi ada beberapa lempengan dunia yang terus bergerak saling menyeimbangkan satu sama lain. Dalam proses penyeimbangan ini menyebabkan terjadinya pergesekan yang mengakibatkan gempa TEKTONIK. Sedangkah akibat adanya aktifitas tektonik ini akan dapat memicu gunung api aktif bereaksi untuk menyeimbangkan juga yang nantinya akan menyebabkan gempa VULKANIK.

lempengan-dunia

[to_like]

Bisa kalian lihat sendiri garis yang berwarna kuning ini adalah lempengan dunia yang terus bergerak dan bergesekan untuk mencari keseimbangan dan tanpa disengaja lempengan ini tepat berada di wilayah Indonesia dan sebagian Jepang. Maka dari itu yang sering mengalami gempa dan tsunami sebenarnya adalah Indonesia dan Jepang inilah awal mula teorinya mengapa sering terjadi gempa di Indonesia.

lempengan-indonesia

Disini lebih jelas lagi dimana kalian bisa melihat dengan jelas letak lempengan dan gunung api aktif yang berada diwilayah sekitar lempengan, memang harus diakui bahwa Indonesia adalah daerah rawan gempa tektonik dan vulkanik, sayangnya tidak ada alat prediksi yang sangat akurat kapan dan dimana gempa akan terjadi, tentunya di sepanjang lempengan itu adalah daerah yang rawan gempa.

Lalu mengapa terjadi tsunami dan kadang tidak terjadi tsunami? tsunami yang kita kenal dengan sebutan lain “pembunuh yang sangat diam / Silent killer” karena memang gejala awalnya sangat kecil. Tsunami terjadi apabila terjadi pergesekan lempengan didasar laut yang dapat memicunya. Misalnya: Terjadi patahan akibat penyeimbangan lempeng maka gejala awal yang terjadi adalah gempa tektonik, terkadang akibat penyeimbangan ini salah satu lempeng akan masuk dan salah satu lempeng akan keluar ke permukaan sehingga menyebabkan air akan mencari keseimbangan juga, perlu di ketahui zat cair seperti air akan selalu mencari tempat terendah dan menyesuaikan dataran permukaannya karena di pengaruhi oleh medan grafitasi bumi. Contoh mudahnya masukkan tangan kalian ke dalam bak mandi lalu hentakkan tangan kalian ke atas maka air akan beriak bergerak mencari keseimbangan, dalam hal ini gelombang dalam skala besar ini yang disebut sebagai tsunami.

tsunami

tsunami

Bagaimana mengidentifikasi akan terjadi tsunami? ada beberapa cara yaitu:

  • Lihat posisi gempa, jika terjadi dipermukaan laut maka akan lebih berisiko terjadi tsunami.
  • Lihat kekuatan gempa semakin besar maka kemungkinan terjadi tsunami pun akan semakin besar, Namun ini tidak mutlak.
  • Terjadinya surut air laut yang mendadak setelah gempa.
  • Hewan bertingkah aneh, sebenarnya ini belum terbukti namun banyak yang mengemukakan perihal teori ini.

Bagaimana menyelamatkan diri waktu terjadi tsunami? ada baiknya setelah gempa terjadi segeralah menuju ke daerah yang lebih tinggi misalnya perbukitan atau gunung terdekat ini untuk mewaspadai terjadinya tsunami, apabila dalam 1-6 jam tidak terjadi tsunami maka boleh kembali ke tempat masing-masing.

Bagaimana mengatasi kerugian material akibat gempa ini? Seperti kita ketahui gempa selalu (walaupun tidak mutlak) memakan korban jiwa dan material. Untuk mengatasi kerugian material sebenarnya kita bisa membangun rumah anti gempa, Mahal? tentu saja harganya beda dari rumah biasa. Rumah kayu adalah salah satu bangunan yang terbukti paling kuat dan tahan terhadap gempa. Alasannya karena rumah kamu memiliki fondasi yang bisa mengikuti pergerakan tanah. Sebenarnya rumah tembok pun bisa, di Jepang sendiri struktur rumah dan bangunan mereka dibuat agar tahan gempa karena mereka sadar daerah Jepang rawan gempa. Tentunya Indonesia perlu belajar ke Jepang jika ingin mengurangi kerugian material akibat gempa.

Semoga artikel ini berguna untuk dipahami dan memberikan penjelasan ilmiah mengapa terjadi gempa dan tsunami di Indonesia.

[/to_like]

Kata Kunci Terkait:

Kamu boleh memberikan komentar, atau melakukan trackback dari blog kamu.
    Digg Del.icio.us StumbleUpon Reddit Twitter RSS

24 Komentar pada artikel “Penjelasan Kenapa Indonesia Sering Gempa”

  1. alveota berkata:

    Pada October 29th, 2011 Jam 3:28 PM

    thanks. artikelnya banyak membantu dalam menambah pengetahuan dan untuk mengerjakan tugas. hehe 😀

    [Balas]

  2. alfi fauzia berkata:

    Pada August 22nd, 2012 Jam 10:08 PM

    thanks ya artikelnya.udah bantu kerjain tugas sekolah…

    [Balas]

  3. mey mey berkata:

    Pada February 20th, 2013 Jam 12:14 PM

    kamseupay iiiiiiiiiiiddddddddddddddddddddddddddddiiiiiiiiiiiiiihhhhhhhhhhhhh

    [Balas]



    Istanto Adi Nugroho berkata:
    Pada February 20th, 2013 jam 12:55 PM


    lu yg kampungan idih

    [Balas]


Berikan Komentar

[+] yoyocici emoticons Istanto Personal Blog