Islam di Indonesia makin aneh saja!

Pada Monday, 25 May, 2009 Jam 1:57 Di Tulis Oleh Istanto Adi Nugroho
Artikel dalam kategori Cerita

BACA ARTIKEL INI DALAM FORMAT AMP Islam di Indonesia makin aneh saja!

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Sorry ya… sebelumnya bukan mau menghina agama ISLAM tapi untuk yang satu ini memang kayaknya keterlaluan salahnya ngawur deh dan harus di luruskan. Ini semua bermula dari di keluarkan fatwa MUI yang menyatakan Youtube.com, friendster.com, dan facebook.com itu haram.

Sebenarnya yang di maksudkan haram itu di mananya ya? saya sendiri bingung orang sudah jelas didalam website itu di larang menyebarkan p***ografi dan lain sebagainya yang berbau negatif. Tapi kok di haramkan?? apa nggak lucu?? ALLAH saja di dalam alquran dengan jelas menyebutkan apa itu yang di haramkan, mungkin para kyai ini menilai sesuatu setengah-setengah alias tidak memahami 100% akibatnya ya seperti ini….

Haram, yang di maksud MUI haram itu apabila situs ini digunakan secara berlebihan, berlebihan dalam hal misalnya ada video p***o di youtube (jelas sudah dilarang dalam policy youtube masih saja di haramkan) menggunakan fasilitas website persahabatan seperti friendster.com atau facebook.com untuk melancarkan bisnis esek-esek (kalau ini menurut saya tergantung pribadi masing-masing jadi bukan salah websitenya).

Trus mananya yang di haramkan sesuai dengan ajaran ALLAH di dalam alquran? saya sendiri seorang muslim tapi saya nggak mau ikutin semua anjuran MUI ini terkesan malah ngawur banget deh.. meskipun memang ada beberapa yang saya ikuti karena saya yakin itu salah. lha kalau benar trus di salahkan dan di haramkan apa nggak merugikan??

Pertama: MUI itu sekali mengeluarkan fatwa semua umat islam di Indonesia harus mematuhinya, makanya lebih baik berhati2 dan pahami dulu sebelum mengeluarkan fatwa yang menyesatkan.. ikuti semua anjuran dalam alquran jangan pakai ilmu kira2.

Kedua: dengan di haramkannya situs2 ini citra internet di indonesia semakin buruk nantinya ini berpengaruh pada keadaan ekonomi yang membuat manusia semakin sengsara, kecuali ini keinginan ALLAH maka kun fayakun tapi kalau dengan rekayasa manusia ini bisa hancur dalam sekejap kedipan mata.

Saran saya buat yang beragama islam dan membaca fatwa MUI ini mohon di pikirkan dan di timbang baik2 serta matang apakah mau di ikuti atau tidak. Toh mereka itu juga bukan nabi kenapa kita harus ikuti……..

Kata Kunci Terkait:

Kamu boleh memberikan komentar, atau melakukan trackback dari blog kamu.
    Digg Del.icio.us StumbleUpon Reddit Twitter RSS

9 Komentar pada artikel “Islam di Indonesia makin aneh saja!”

  1. boing berkata:

    Pada June 25th, 2009 Jam 12:27 PM

    kayanya.. fatwa tersebut bisa muncul karena penerapan hukum di Indonesia saaaangat buruk sekali..dalam segala hal.

    masalah fatwa Haramnya..saya juga masih tidak sependapat, karena internet dan segala instrumen didalamnnya juga banyak yang bermanfaat, jadi semua tergantung pada sipengguna.

    Harusnya para aparat penegak hukum di Indonesia malu dengan keluarnya fatwa-fatwa dari MUI, kenapa? karena dengan keluarnya fatwa dari lembaga keagamaan tersebut, secara tidak langsung membuktikan aparat hukum di Indonesia sudah tidak bisa diandalkan lagi.. sampe-sampe ulama ikut-ikutan ngurusin soal hukum.. weeh

    [Balas]

  2. boing berkata:

    Pada June 25th, 2009 Jam 5:27 AM

    kayanya.. fatwa tersebut bisa muncul karena penerapan hukum di Indonesia saaaangat buruk sekali..dalam segala hal.

    masalah fatwa Haramnya..saya juga masih tidak sependapat, karena internet dan segala instrumen didalamnnya juga banyak yang bermanfaat, jadi semua tergantung pada sipengguna.

    Harusnya para aparat penegak hukum di Indonesia malu dengan keluarnya fatwa-fatwa dari MUI, kenapa? karena dengan keluarnya fatwa dari lembaga keagamaan tersebut, secara tidak langsung membuktikan aparat hukum di Indonesia sudah tidak bisa diandalkan lagi.. sampe-sampe ulama ikut-ikutan ngurusin soal hukum.. weeh

    [Balas]

  3. Yusuf berkata:

    Pada July 29th, 2009 Jam 2:06 AM

    Dear’
    Istanto

    Bener Mas ..saya sependapat dengan kata-kata Mas “Islam di Indonesia makin aneh saja!” yang kita ketahui aneh itu bukan masyarakatnya tapi orang-orang di MUI-nya. Facebook, Friendster, Youtube…banyak yang menyiarkan tentang islam dengan benar, dan tidak sedikit juga yang merusak ahlak. yang perlu adalah bagaimana bisa memilih dan memilah si “dua mata pedang ini”. jangan langsung main hantam kromo Fatwa Sesat.
    Islam terus berkembang sesuai dengan perkembangan jaman namun konsep keislaman tidak pernah boleh ada yang merubah dan tertulis jelas di alkitab dan hadish shahih. MUI diharapkan bisa membedakan apa yang boleh berubah menjadi modern dan apa yang tidak boleh dirubah sama sekali. Tq

    [Balas]

  4. Yusuf berkata:

    Pada July 29th, 2009 Jam 9:06 AM

    Dear’
    Istanto

    Bener Mas ..saya sependapat dengan kata-kata Mas “Islam di Indonesia makin aneh saja!” yang kita ketahui aneh itu bukan masyarakatnya tapi orang-orang di MUI-nya. Facebook, Friendster, Youtube…banyak yang menyiarkan tentang islam dengan benar, dan tidak sedikit juga yang merusak ahlak. yang perlu adalah bagaimana bisa memilih dan memilah si “dua mata pedang ini”. jangan langsung main hantam kromo Fatwa Sesat.
    Islam terus berkembang sesuai dengan perkembangan jaman namun konsep keislaman tidak pernah boleh ada yang merubah dan tertulis jelas di alkitab dan hadish shahih. MUI diharapkan bisa membedakan apa yang boleh berubah menjadi modern dan apa yang tidak boleh dirubah sama sekali. Tq

    [Balas]

  5. zlwt berkata:

    Pada May 29th, 2010 Jam 1:19 AM

    Sebelum kita menyalahkan siapapun mengenai suatu hal, kita mesti paham akan hal tersebut, apalagi dalam hal agama Islam, harus tahu ilmnya baru berpendapat. dan jika tidak sependapat, tentunya boleh asal punya alasan yang bisa dipertanggungjawbkan secara keilmuan. kalau menurutku MUI itu bukan anak kecil yang baru belajar iqro, jadi kalau bisa jangan disimak fatwanya lewat pendapat orang lain, lebih baik pelajari dulu bunyi fatwa aslinya (yang tentunya pakai dalil) lihat apa memang ada yang lemah, karena beda baca langsung dan cuma dengar dari yang lain yang sudah subyektif. jangan keburu emosi, kepala dingin. semoga Allah memberi petunjuk kepada kita Amiin

    [Balas]

  6. zlwt berkata:

    Pada May 29th, 2010 Jam 8:19 AM

    Sebelum kita menyalahkan siapapun mengenai suatu hal, kita mesti paham akan hal tersebut, apalagi dalam hal agama Islam, harus tahu ilmnya baru berpendapat. dan jika tidak sependapat, tentunya boleh asal punya alasan yang bisa dipertanggungjawbkan secara keilmuan. kalau menurutku MUI itu bukan anak kecil yang baru belajar iqro, jadi kalau bisa jangan disimak fatwanya lewat pendapat orang lain, lebih baik pelajari dulu bunyi fatwa aslinya (yang tentunya pakai dalil) lihat apa memang ada yang lemah, karena beda baca langsung dan cuma dengar dari yang lain yang sudah subyektif. jangan keburu emosi, kepala dingin. semoga Allah memberi petunjuk kepada kita Amiin

    [Balas]

  7. Zidane berkata:

    Pada January 9th, 2011 Jam 12:16 AM

    Aku sendiri juga heran utk bbrp hal. Kalo babi sih jelas2 haram, tp ada bnyk makanan yg katanya haram tp di jual bebas di warung2, kyk dideh sapi goreng, sate kelinci, belut. Wadah bingung aku. Haaaah…yg penting bwt aq, asal tuh makanan gratis ya Zikat aza hehehehehe

    [Balas]



    Istanto Adi Nugroho berkata:
    Pada January 9th, 2011 jam 3:45 PM


    @zidane: hehe pecinta gratisan nih.. darah goreng itu haram buat muslim, sate kelinci+belut mungkin gak apa apa.

    [Balas]


  8. Rinaldi berkata:

    Pada October 21st, 2011 Jam 8:05 PM

    MUI itu kan jg manusia, meskipun semua ulama itu “maen sepakat” yg ini halal, yang itu haram ya pastinya blm tentu itu benar WALAUPUN mereka itu berfatwa dengan dalil2 tertentu. Tidak selalu yg suara terbanyak itu benar, pun sebaliknya..coz yg pasti benar itu hanya Allah SWT. Saya tdk masalah MUI mengeluarkan fatwa ttg hukum ini itunya, Tapi saya SANGAT TIDAK SETUJU kalau fatwa MUI wajib dipatuhi oleh semua warga Indonesia, seolah2 yg berasal dari MUI itu pasti benar. Tolong dihargai yg berbeda pendapat dengan MUI, karena MUI itu jg manusia biasa, bukan nabi. Thanx

    [Balas]

Berikan Komentar

[+] yoyocici emoticons Istanto Personal Blog